Menembus Batas Teori: Sinergi BPN Kota Makassar dan Mahasiswa PAP dalam Dialektika Praktik Kerja

Oleh: Sri Yunita Simanjuntak, S.Agr., M.A.P.*
datariau.com
119 view
Menembus Batas Teori: Sinergi BPN Kota Makassar dan Mahasiswa PAP dalam Dialektika Praktik Kerja

DATARIAU.COM - Hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, menjadi hari yang penting bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran (PAP) Universitas Negeri Makassar yang resmi dilepas untuk memulai program magang selama 45 hari di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kota Makassar. Kegiatan ini tidak hanya sekedar memenuhi SKS atau formalitas akademis, tetapi juga merupakan jembatan yang menghubungkan teori yang diajarkan di kampus dengan realitas yang ada di dunia kerja. Dalam menghadapi tuntutan birokrasi yang semakin modern, pelepasan ini memberikan harapan besar untuk terbentuknya dialog yang produktif antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah yang beroperasi di bidang pelayanan publik.

Tujuan utama dari kerjasama ini adalah adanya proses dua arah dalam transfer ilmu yang mendalam selama masa penugasan. BPN Kota Makassar dikenal sebagai instansi yang memiliki kompleksitas tinggi dalam pengelolaan administrasi agraria, transformasi digital arsip, dan manajemen pelayanan masyarakat. Melalui interaksi sehari-hari, mahasiswa diharapkan dapat menyerap dinamika pekerjaan, memahami regulasi yang berlaku, dan mempelajari penerapan SOP (Standar Operasional Prosedur) di bawah tekanan untuk transparansi publik. Pengalaman langsung dalam lingkungan kerja yang serbacepat ini akan mengembangkan kemampuan teknis dan taktis yang tidak bisa diperoleh hanya dari membaca buku di kelas.

Baca juga:Begini Kronologis Kades Tarai Bangun dan Mantan Sekdes Ditangkap Polres Kampar Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Tanah


Di sisi lain, mahasiswa PAP tidak datang ke BPN Kota Makassar tanpa persiapan, tetapi membawa bekal pengetahuan berupa "praktik baik" yang telah mereka pelajari di program studi. Dengan pengetahuan teoritis terbaru mengenai efisiensi perkantoran, manajemen komunikasi organisasi, otomasi tata kelola humas, hingga arsip modern, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk menerapkannya di lapangan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dampak positif, menyajikan pandangan baru berdasarkan riset akademik, serta membantu meningkatkan proses kerja administratif di unit-unit tempat mereka ditempatkan.

Durasi 45 hari kerja merupakan waktu yang ideal sekaligus menantang untuk menguji sejauh mana relevansi kurikulum program studi dapat memenuhi kebutuhan industri dan instansi pemerintah. Tantangan terbesar bagi mahasiswa adalah menjaga konsistensi, cepat beradaptasi dengan budaya organisasi BPN, serta menunjukkan sikap kerja yang profesional dan edukatif yang khas dalam dunia pendidikan. Konflik horizontal, tekanan tenggat waktu dokumen, dan interaksi dengan masyarakat yang beragam akan menjadi ujian nyata bagi ketahanan mental dan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah.

Baca juga:Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin


Kerjasama antara Prodi PAP dan BPN Kota Makassar pada akhirnya menciptakan hubungan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Bagi BPN Kota Makassar, program magang ini menjadi sarana untuk menemukan potensi unggul di masa depan sekaligus sebagai kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui bimbingan praktik. Di sisi lain, umpan balik mengenai kinerja mahasiswa di lapangan akan menjadi informasi penting untuk terus memperbaiki kurikulum agar selalu relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan di dunia kerja.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)