Ini Pengakuan Ida Yulita Tentang Dugaan Pengeroyokan

datariau.com
2.480 view
Ini Pengakuan Ida Yulita Tentang Dugaan Pengeroyokan
Gambar: RiauBISA.com
Ida Yulita Susanti saat membuat laporan di Polresta Pekanbaru.

Akibat dugaan laporan palsu yang dibuat Ida Yulita Susanti ke Polisi, membuat pemberitaan yang beredar di media menjadi tidak benar dan ada upaya Ida untuk memutarbalikkan fakta yang sebenarnya. Pihaknya mengaku akan melaporkan balik kasus tersebut.

"Berkemungkinan (melaporkan ke Polisi,red) karena adanya berita hoax yang terjadi. Kami dirugikan sebagai RT termasuk warga juga," kata Gusri, dikutip RiauBISA.com, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Gusri menceritakan, fakta dan kejadian sebenarnya. Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 17.00 Wib, anak laki-laki Anggota DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti saat itu melintas di pemukiman warga yang berada persis di samping Radja Coffee Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

Situasi di jalan tersebut sempit. Pemuda setempat mengatur arus kendaraan keluar masuk. Saat itu muncul mobil anak Ida yang masuk dari arah Barat.

Di waktu yang bersamaan, dari arah timur ada mobil lain yang dikemudikan oleh seorang ibu-ibu di jalan pemukiman mereka.

"Pemuda kita yang mengatur kendaraan meminta kepada anak Ibu Ida itu untuk mundur sedikit karena ada mobil yang dibawa ibu ibu yang kurang pas lah membawa kendaraan, namun anak Ibu Ida itu tidak mau, ibu yang bawa mobil mengalah dan memundurkan mobilnya," ucap Gusri.

Dijelaskan Gusri lagi, saat mendapatkan celah masuk dan melewati jalan di pemukiman warga itu, anak Ida lalu menekan gas mobil dengan kencang dan mengeluarkan kata-kata kotor hingga menyenggol 2 orang warganya seorang ibu dan seorang pemuda.

"Warga kita langsung kejar mobil itu dan dapat lalu diminta untuk stop, hingga terjadilah cekcok mulut dan saat itu didamaikan oleh Pak Haris Kampay. Anak ibu ini pergi dan pemuda kita bubar," terangnya.

Saat waktu menunjukkan sekitar pukul 18.30 wib, tiba-tiba datanglah satu rombongan memakai Kijang Inova yang terdiri dari Ida Yulita Susanti, suami dan anaknya serta 2 orang memakai motor beriringan bergerak ke arah rumah warganya.

"Jumlah 5 orang datang dan Ibu Ida menyerang rumah warga saya dan mendobrak pintu rumah warga saya dengan menggunakan kunci roda sambil mengucapkan kata-kata kotor dengan sebutan anjing ke pemuda kita dan membuat pemilik rumah menjerit," ungkap Gusri.

Akibat jeritan tersebut, seluruh penduduk kampung keluar dari rumah dan mendatangi rumah warganya tersebut.

Melihat kondisi itu, salah seorang warga ibu-ibu datang menjelaskan kepada Ida Yulita Susanti jika yang salah adalah anaknya.

Penjelasan warga itu tidak diterima Ida dan dengan arogannya Ida lalu mendorong warga itu sambil membentak.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)