Pemuda Berkaos Lambang PKI yang Diamankan FPI di Kota Pekanbaru Akhirnya Dibebaskan Polisi

Admin
2.411 view
Pemuda Berkaos Lambang PKI yang Diamankan FPI di Kota Pekanbaru Akhirnya Dibebaskan Polisi
Faktariau.com
Pemuda gunakan kaos berlambang palu arit diamankan FPI di Kota Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Pemakai kaos berlambang PKI yakni palu dan arit diamankan Front Pembela Islam dan diserahkan ke kepolisian, akhirnya diperbolehkan pulang. Hanya saja, mahasiswa berumur 24 tahun itu tetap dipantau kepolisian atas kepemilikan kaos yang diidentikkan dengan ideologi komunitas itu.

Menurut Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, pria berinisial RE itu diperbolehkan pulang karena mengaku tidak tahu dengan lambang tersebut.

"Sejak diamankan pada Kamis pekan lalu, dia diperiksa intensif. Pengakuannya tidak tahu arti lambang itu, hanya tertarik memakainya saja karena dianggap bagus," kata Guntur di Mapolda Riau, Senin (16/1/2017) siang.

Pengakuan RE, sebut Guntur, baju itu dibeli di sebuah pusat perbelanjaan ketika jalan-jalan ke Malaysia bersama temannya beberapa waktu lalu. Karena menarik dan harganya terjangkau, kaos itu kemudian dibelinya.

"Kaos itu kemudian dibawa ke Indonesia dan pada Kamis malam pekan lalu dipakai," kata mantan Kapolres Pelalawan ini.
 
Kaos ini kemudian dipakai untuk makan malam bersama rekannya. Kebetulan di lokasi makan itu bersebelahan dengan markas FPI Provinsi Riau. RE kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Limapuluh.
 
"Setelah diperiksa, baju itu kemudian disita. Mahasiswa ini kemudian diperbolehkan pulang," kata Guntur.
 
Hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya indikasi RE bergabung dengan organisasi yang ideologinya bertentangan dengan Pancasila. Menurut Guntur, pemakaian dengan sengaja ini karena ketidaktahuan artinya.
 
"Pengakuannya sebagai souvenir dari Malaysia. Tapi RE tetap dipantau sebagai upaya pencegahan dan tidak masuk ke organisasi terlarang," sebut Guntur.
 
Selain tak tahu arti palu dan arit, Guntur juga menyebut RE tak paham dengan adanya tulisan CCCP di atas lambang tersebut.
 
Atas kejadian ini, Guntur menghimbau masyarakat supaya tidak memakai lambang-lambang yang bertentangan dengan ideologi Indonesia. Dia juga menghimbau masyarakat supaya tak bergabung organisasi yang dilarang negara.

Editor
: Adi
Sumber
: Faktariau.com
Tag:pki