Pelatihan Kerajinan Lidi Sawit: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Kukerta DPPM UNRI Berdayakan Warga Kuapan Kampar

datariau.com
46 view
Pelatihan Kerajinan Lidi Sawit: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Kukerta DPPM UNRI Berdayakan Warga Kuapan Kampar
Foto: Ruziqnaa Mutya
Limbah perkebunan kelapa sawit disulap menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi melalui program pemberdayaan masyarakat yang digagas dosen dan mahasiswa UNRI.

KAMPAR, datariau.com - Limbah perkebunan kelapa sawit yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal kini disulap menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi melalui program pemberdayaan masyarakat yang digagas dosen dan mahasiswa Universitas Riau (UNRI). Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dengan melibatkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sentra Kreatif.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026. Selain dosen, kegiatan juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) UNRI yang secara langsung mendampingi masyarakat mengembangkan keterampilan mengolah limbah lidi sawit menjadi berbagai produk kerajinan.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi lebih banyak diarahkan pada praktik pembuatan produk yang memiliki nilai jual. Lidi sawit yang sebelumnya hanya menjadi limbah perkebunan diolah menjadi berbagai produk fungsional dan dekoratif, seperti piring anyaman, tempat buah, tatakan gelas, wadah serbaguna, hingga aneka hiasan rumah.

Baca juga:MSBC Universitas Riau Kembangkan Inovasi Pelet Ikan Berprotein Tinggi


Untuk memastikan kualitas hasil kerajinan, pelatihan menghadirkan Zubaini sebagai instruktur utama. Ia membimbing peserta mulai dari proses pemilihan bahan baku, pembersihan, pengeringan, penyortiran, hingga teknik dasar menganyam yang baik dan benar.

Pendampingan dilakukan secara bertahap agar peserta mampu menghasilkan produk yang rapi, kuat, serta memiliki daya saing di pasaran. Selain mengajarkan keterampilan teknis, pelatihan juga diarahkan untuk membangun kreativitas dan jiwa kewirausahaan masyarakat.



Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA UNRI, Rahmat Junaidi, S.E., M.M., mengatakan Provinsi Riau memiliki potensi limbah kelapa sawit yang sangat besar sehingga perlu dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah.

"Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan membuat kerajinan, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat. Kami berharap anggota KUB mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Rahmat.

Baca juga:Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Gerakan Membaca Anak Suak Lanjut


Menurutnya, pengembangan usaha berbasis limbah sawit merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus mendukung konsep ekonomi hijau atau green economy.

Selama pelatihan, peserta juga didorong untuk memperhatikan kualitas produk, terutama dalam memilih bahan baku dan menjaga kerapian anyaman agar hasil kerajinan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ketua KUB Sentra Kreatif Desa Kuapan, Yenfitri Merni, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pelatihan memberikan pengetahuan baru sekaligus meningkatkan rasa percaya diri anggota kelompok dalam menghasilkan produk kerajinan berkualitas.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Laksanakan Program TOGA dan Pupuk Cair Organik di Kampung Buatan II


"Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa limbah lidi sawit ternyata memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika diolah dengan baik. Kami menjadi lebih percaya diri untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk lokal," katanya.

Tak hanya memberikan pelatihan produksi, mahasiswa KUKERTA UNRI juga membekali peserta dengan strategi pemasaran berbasis digital. Masyarakat diajak memanfaatkan media sosial dan berbagai platform marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran hasil kerajinan hingga ke luar daerah.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas peluang usaha bagi anggota KUB Sentra Kreatif.

Penulis
: Ruziqnaa Mutya
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)