Kasus Korupsi Tower Internet Desa di Inhu

Nama Oknum Wartawan dan LSM Disebut Terdakwa di PN Tipikor Pekanbaru

Admin
2.313 view
Nama Oknum Wartawan dan LSM Disebut Terdakwa di PN Tipikor Pekanbaru
Heri
Terdakwa saat memberikan keterangan.

RENGAT, datariau.com - Terdakwa Charfios Anwar kembali menjalani sidang di PN Tipikor Pekanbaru, Selasa (21/11/2017). Dalam keterangannya, terdakwa mengungkapkan bahwa uang keuntungan tower itu juga disalurkan ke oknum wartawan dan LSM.

Kasus korupsi pembangunan tower internet Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Inhu dengan terdakwa Charfios Anwar mulai mengungkap dalam persidangan. Terdakwa Charfios Anuar dalam sidang keterangan mendapatkan beberapa kali pertnyaan dari masjelis Hakim, Jaksa Penuntup Umum (JPU) dan Kuasa Hukum tentang kegunaan uang hasil tower.

"Saya bersumpah demi tuhan dan keluarga saya, bahwa mobil jenis Honda CRV dengan Nopol BM 1502 NM yang disita Kejaksaan dibeli tidak gunakan keuntungan uang hasil dari tower. Mobil itu dibeli murni menggunakan uang orangtua hasil dari jual mobil lama dan tanah milik orangtua. Uang hasil tower saya gunakan untuk kuliah ke Surabaya mengambil S2. Selain untuk kuliah, oknum wartawan dan LSM juga menikmati uang hasil tower sebesar Rp 20 juta, masing-masing oknum wartawan dan LSM terima Rp 10 juta," bebernya.

Ditanya Hakim dan JPU siapa nama oknum tersebut dan untuk apa uang tersebut, diterangkannya bahwa oknum wartawan itu inisial ZL dan onkum LSM itu inisial MG. "Mereka mengatakan untuk amankan kasus," terang Charfiros Anuar.

Ditanya lagi, selain untuk kuliah dan menyiram oknum wartawan dan LSM, kemana saja uang itu terdakwa gunakan, ditegaskannya bahwa hanya untuk itu saja.

Sidang perkara dugaan korupsi pembangunan tower dengan agenda keterangan terdakwan dipimpin Ketua Hakim Toni Irfan SH MH, JPU Jaya dan Roy, terdakwa didampingi oleh Kuasa Hukumnya Firdaus Basyir SH MH, Dody Fernando SH MH dan Muhammad Jamil SH, sidang dilanjutkan Selasa depan tanggal (28/11/2011).

"Dari hasil keterangan terdakwa tadi, rencananya kita akan melaporkan oknum wartawan dan oknum LSM yang meminta uang terhadap terdakwa ke polisi," singkat Firdaus Basir SH MH usai sidang.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
Tag: