Mereka yang Gabung Geng Motor Anak-anak Putus Sekolah dan Bermasalah dengan Keluarga

datariau.com
1.839 view
Mereka yang Gabung Geng Motor Anak-anak Putus Sekolah dan Bermasalah dengan Keluarga
Kompas.com

DEPOK, datariau.com - Para anggota geng motor yang telah ditangkap Satreskrim Polresta Depok rata-rata adalah remaja putus sekolah dan memiliki latar belakang permasalahan keluarga.

 

"Rata-rata anak-anak ini putus sekolah di tingkat SMP. Sebagian besar juga ada permasalah di internal keluarga sehingga mereka berkumpul dan melakukan kegiatan menyimpang," kata Kapolresta Depok, AKBP Didik Sugiarto, Kamis (28/12/2017).

 

Menurut Didik, pihaknya akan terus mendalami latar belakang mengapa para remaja putus sekolah hingga akhirnya melakukan kegiatan menyimpang yang meresahkan masyarakat dengan membentuk geng motor.

 

"Kami berupaya mengungkap apa latar belakang anak-anak ini masuk ke dalam kelompok menyimpang ini," ucap Didik.

 

Hingga saat ini, Satreskirm Polresta Depok telah mengamankan 31 orang terduga anggota geng motor yang ikut dalam aksi perampokan toko pakaian di Sukmajaya Depok.

 

Dari 31 orang yang dimintai keterangan, 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara 19 orang lainnya dikembalikan pada keluarga karena tidak terbukti terlibat.

 

Dari 12 tersangka, 9 diantaranya adalah laki-laki dan 3 lainnya adalah perempuan. Rata-rata para anggota geng motor yang telah ditetapkan sebagai tersangka umumnya masih di bawah umur.

 

Sebelumnya diberitakan, video aksi penjarahan kios di Depok viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, terlihat seorang penjaga toko tengah mengelap maneken.

 

Beberapa saat kemudian, puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi toko itu dan menjarah barang-barang yang ada di sana.

 

Usai menjarah barang di toko tersebut, para pelaku yang sebagian membawa senjata tajam itu langsung pergi menggunakan sepeda motornya.

 

Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV, dan rekaman video itu dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Editor
: Angga
Sumber
: Kompas.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)