Komisi II DPRD Bengkalis Ambil Sampel Limbah Pabrik PT PCR

Admin
343 view
Komisi II DPRD Bengkalis Ambil Sampel Limbah Pabrik PT PCR

BENGKALIS, datariau.com - Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan pengecekan terhadap PT Permata Citra Rangau (PCR) Sebanga yang diduga telah melakukan pencemaran lingkungan di sekitar wilayah kerja. PT PCR selama sepakan ini, menjadi perbincangan hangat di masyarakat Kecamatan Mandau. 

Pasalnya, PT PCR diduga telah melakukan pengaliran limbah pabrik kelapa sawit (PKS) ke anak sungai atau kanal, sehingga membuat resah masyarakat. Sontak saja, kondisi ini sampai ke telinga Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dan secepatnya mengambil langkah turun ke lokasi, Kamis (14/5/2020).

Komisi II yang beranggotakan sebanyak 12 orang yakni Ruby Handoko, Askori, Zamzami Harun, Susianto SR, Laurensius, Ferry Situmeang, Rianto, Septian Nugraha, Adihan, Giyatno dan Erwan, langsung masuk ke dalam areal PT PCR, sekaligus mengambil sampel limbah yang nantinya akan diuji ke laboratorium.

Soal limbah tersebut, warga Sebanga komplain dan meradang atas masuknya limbah diduga dari pabrik ke lahan mereka. Masuknya limbah ke lahan warga, terjadi saat debit air yang tinggi di musim hujan, bercampur limbah yang diduga berasal dari Pabrik PT PCR yang berada di KM 3 Sebanga.

Limbah ini juga diduga kuat telah mengakibatkan ikan yang ada di sepanjang anak sungai mati tanpa sebab. Atas adanya keluhan warga dan dugaan telah terjadi pencemaran lingkungan, melalui penyampaian langsung dan viralnya di beberapa media elektronik, sehingga wakil rakyat di Parlemen Bengkalis berinisiatif turun lapangan.

Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis turut hadir H Lamin, serta pemerintah kecamatan Mandau tampak turut mendampingi Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis.

Dalam kunjungan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis tersebut, rombongan diketuai Ruby Handoko mengaku kesal atas sikap yang diperlihatkan Manejemen PT PCR.

Sebab, pihak manajemen tidak memberikan ruang untuk bertemu di dalam kantor dan hanya mengakomodir lima orang saja, 4 orang dari PT PCR dan 1 orang perwakilan anggota DPRD Bengkalis. Sehingga, pertemuan tidak dapat dilangsungkan, dikarenakan anggota DPRD menolak, karena kehadiran mereka tidak disambut baik manajemen sebagaimana mestinya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis Ruby Handoko saat diminta tanggapannya atas hasil kunjungan tersebut, mengatakan sangat kecewa atas hal ini dan menilai perusahaan PT PCR tidak melengkapi K3, kemudian kurang perduli atas dampak penularan Virus Corona, bahkan PT PCR tidak memiliki fasilitas APD (Alat Pelindung Diri).

"Kita sangat kecewa atas kondisi ini, padahal pemerintah sangat menghimbau pencegahan penularan Pandemi Virus Corona yang kita hadapi bersama. Melihat perusahaan besar tidak ada Fasilitas APD, untuk Dewan dan Pemerintah yang datang tidak ada, apalagi untuk karyawan mereka," kata Ruby Handoko. 

Lebih lanjut Akok, panggilan akrabnya di masyarakat Bengkalis ini, pengambilan sampel limbah oleh DLH disaksikan seluruh rombongan, berasal dari kolam 13,14 dan 15 sebagai kolam terakhir. 

Dan apabila dari uji Laboratorium, memang ditemukan ada unsur limbah yang berbahaya, maka DPRD Bengkalis minta kepada DLH agar perusaahaan ditutup dulu pengoperasiannya.

"Keluhan masyarakat terkait pencemaran ini sudah sangat luas, dan akan memanggil pihak perusahaan untuk sharing, ini atas aduan masyarakat yang resah dan juga luasnya dari pemberitaan beberapa media, sehingga kami turun bersama DLH dan Unsur Pimpinan Kecamatan Mandau," tuturnya.

Senada diutarakan Sekcam Mandau Rusdy, bahwa pihaknya dipertotonkan pihak PT PCR itikad tidak baik. Padahal momen kunjungan ini sangat langka.  

"Momen yang sangat langka, DPRD mau turun ke lokasi, tetapi dapat kita saksikan bersama sikap dari manajemen perusahaan, yang membuat kecewa, padahal mereka beroperasi di wilayah Kecamatan Mandau dan juga sudah saya koordinasikan dengan buk Lurah. Memang sikap mereka (perusahaan, red) tidak perduli pada masyarakat, pemerintah maupun lingkungan," ujar mantan Lurah tersebut.

Sementara pihak perusahaan belum berhasil dikonfirmasi terkait kunjungan ini. Tim redaksi masih mengupayakan untuk menghubungi pihak perusahaan. (ris)

Penulis
: Riswandi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag: