Bersiteru dengan Anggota DPRD Rohil, Oknum Wartawan Masih Enggan Bicara

datariau.com
786 view
Bersiteru dengan Anggota DPRD Rohil, Oknum Wartawan Masih Enggan Bicara
Illustrasi

BAGANBATU, datariau.com - Eko Pradana yang mengaku sebagai Wartawan di Rohil saat dikonfirmasi di rumahnya di Suka Rukun, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil terkait dugaan pemukulan dirinya saat peliputan di lahan sengketa di Baganbatu beberapa minggu yang telah lalu masih enggan memberi keterangan.

"Saya masalah ini no coment (tidak komentar). Nggak mau jawab banyak. Kalaupun ada nanti diminta konferensi pers akan kami beri tahukan kepada rekan wartawan di Bagan. Termasuk di pihak pengancara saya hadir di sana nanti," kata Eko Pradana ketika ditemui di Rumahnya, Senin (15/8/2016) lalu.

Menurut Eko Pradana, kasus ini sudah diserahkan semuanya kepada kuasa hukumnya. "Kalau masalah lain, tentang kejadian saat itu sudah saya tuangkan di berkas acara pemeriksaan di Polsek Bagan Sinembah. Saya sudah buat laporan resmi di polsek dan minta ditindaklanjuti," ungkapnya.

Ditanya kapan akan diadakannya konferensi pers, Eko pun mengaku belum bisa memutuskan kapan jadwalnya. "Masalah ini saya serahkan kepada kuasa hukum kapan akan diadakan. Mereka lah nanti yang memutuskannya," kata Eko.

Sementara itu, beberapa wartawan di media cetak dan elektronik di Bagan Batu merasa kecewa dengan Eko Pradana. Karena saat kejadian dirinya tidak memberitahu kepada wartawan lainnya bahwa ia dianiaya dalam pekerjaan peliputan.

Setelah seminggu kejadian mencuat masalah ini dan bahkan di media sosial banyak dibicarakan barulah terkuak jika dirinya ternyata telah bersiteru dengan salah seorang Anggota DPRD Rohil terkait sengketa lahan.

Dengan adanya peristiwa seorang wartawan diduga dipukul dan dibiarkan oleh wartawan lainnya, maka muncul anggapan di lapangan bahwa wartawan di Bagan Batu tak respon terhadap masalah ini. Padahal, sejumlah wartawan menunggu keterangan Eko Pradana yang mengakui dirinya wartawan.

Penulis
: Samsul
Editor
: Ummu SH
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)