Diskes Siak Gelar Sosialisasi Antisipasi Wabah Virus Corona

593 view
Diskes Siak Gelar Sosialisasi Antisipasi Wabah Virus Corona
Foto: Hermansyah
Sosialisasi bersama Kepala Dinas Kabupaten Siak, Kepala Puskesmas, Camat, Polres Siak, Koramil Siak, Kejari Siak beserta perusahaan di wilayah Kabupaten Siak, Riau, Senin (17/2/2020) yang dilaksanakan diruang rapat kantor Bupati Siak.

SIAK, datariau.com - Dalam mengantisipasi wabah virus Corona belakangan ini, Jamaluddin berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi ancaman Virus Corona yang sedang mewabah Wuhan Cina yang dikabarkan juga telah menyebar kebeberapa negara lain di dunia.

Hal itu disampaikannya saat pembukaan acara sosialisasi bersama Kepala Dinas Kabupaten Siak, Kepala Puskesmas, Camat, Polres Siak, Koramil Siak, Kejari Siak beserta perusahaan di wilayah Kabupaten Siak, Riau, Senin (17/2/2020) yang dilaksanakan diruang rapat kantor Bupati Siak. 

"Kami berharap setelah acara ini, para peserta sosialisasi yang hadir dapat menginformasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai virus ini dan cara pencegahannya," ucapnya.

Dalam mengantisipasi penularan virus tersebut, menurut Jamaluddin, mulai dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan dengan benar atau dengan cara menggunakan sabun atau air mengalir. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru Sarifuddin Saragih MKes menyebutkan bahwa pihaknya telah menerapkan Health Alert Card (HAC) pada semua pintu dari luar negeri yang masuk Provinsi Riau, khususnya di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, termasuk dibeberapa pelabuhan di Kabupaten Siak. 

"Sistem Health Alert Card (HAC) telah kami berlakukan pada tiga pelabuhan di Siak, seperti di Perawang, Buatan maupun Tanjung Buton," ujarnya. 

Dengan memberlakukan pengisian Health Alert Card (HAC) ini, dikatakan Sarifuddin, yang harus di isi penumpang dari luar negeri dilakukan untuk pengawasan dengan langkah langkah antisipatif pencegahan berkemungkinan masuknya virus Covid-19 tersebut.

"Pengawasan ini dilakukan terhadap orang, barang dan alat angkut, terhadap penumpang kapal laut ke wilayah Siak," tegasnya.

Menurutnya jika ada penumpang yang sakit, maka wajib dilakukan pemeriksaan secara medis dan dilakukan tindakan protektif serta tindakan pencegahan, dan kemudian dirujuk ke Puskesmas terdekat. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dr Tonny Chandra menyampaikan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah meresmikan nama baru untuk Virus Corona dari nCoV-2019 menjadi Covid-19. "Sejauh ini di Siak belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya. 

Dr Tony juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak cemas akan penyebaran Virus Corona di Indonesia, khususnya di Kabupaten Siak. Masyarakat diharapkan sepenuhnya mempercayakan pencegahan dan penanganan penyebaran virus ini kepada petugas kesehatan.  

Menjawab keresahan masyarakat tersebut, Tony menyebutkan, bahwa perlu adanya pencegahan yang serius. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pencegahan dan penanganan jika ada yang terjangkit virus ini.  

"Kami memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat dengan selalu menekankan pentingnya mencuci tangan sesaat atau setelah bepergian dan ketika hendak akan makan," jelasnya.

Selain itu, Kadis Kesehatan Siak tersebut juga menginstruksikan kepada petugas kesehatan agar lebih sering melakukan kontak dengan pasien dengan berbagai jenis penyakit menular, sehingga cukup rentan tertular berbagai jenis penyakit. 

"Oleh karena itu, petugas kesehatan secara konsisten harus selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien," tutupnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)