Pesan Penting Untukmu yang Menipu Orang Untuk Mendapatkan Uang: Dosa ke Manusia Tidak Cukup Dihapus dengan Tobat!

datariau.com
164 view
Pesan Penting Untukmu yang Menipu Orang Untuk Mendapatkan Uang: Dosa ke Manusia Tidak Cukup Dihapus dengan Tobat!

Orang Bangkrut yang Sebenarnya


Rasulullah ﷺ pernah bertanya kepada para sahabat: “Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?” Para sahabat menjawab: “Orang bangkrut di antara kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan harta.”

Lalu Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya orang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa shalat, puasa, dan zakat. Namun ia datang pernah mencaci, menuduh, memakan harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka diberikanlah pahala-pahalanya kepada orang-orang tersebut. Jika pahalanya habis sebelum selesai urusannya, maka dosa-dosa mereka dipindahkan kepadanya lalu dia dilemparkan ke neraka.” HR. Muslim No. 2581

Bayangkan. Rajin ibadah. Rajin sedekah. Rajin pengajian. Namun semua bisa habis karena kezaliman kepada manusia. Apa gunanya uang yang dikumpulkan dengan cara dusta jika pada akhirnya hanya menjadi sebab kebangkrutan di akhirat?

Baca juga:6 Nasehat Penting Untuk Anak yang Jarang Disampaikan Orang Tua Zaman Sekarang


Masih Ada Waktu untuk Kembali


Tulisan ini bukan untuk menghakimi siapa pun. Tetapi sebagai pengingat, terutama bagi diri kita sendiri, bahwa dunia ini sementara. Jika engkau pernah menipu orang, kembalilah. Jika engkau pernah membohongi manusia demi uang, berhentilah. Jika engkau pernah mengambil hak orang lain, selesaikanlah.

Jangan tunggu kematian datang. Jangan tunggu Allah sendiri yang menyelesaikan perkara itu. Karena ketika perkara sudah berpindah ke akhirat, biaya yang harus dibayar jauh lebih mahal.

Hari ini mungkin engkau masih bisa tersenyum. Masih merasa menang. Masih merasa aman. Tetapi ketahuilah: orang-orang yang kau zalimi mungkin telah berhenti berdebat denganmu. Namun mereka belum berhenti berharap kepada Allah. Dan Allah tidak pernah lupa.

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” QS. Az-Zalzalah: 7-8

Semoga Allah menjaga kita dari menjadi orang yang menzalimi sesama, membersihkan hati kita dari cinta dunia yang membutakan, dan memberi keberanian untuk memperbaiki kesalahan sebelum datang hari ketika pahala menjadi alat pembayaran atas setiap kezaliman. Aamiin.***

Baca juga:Banyak Anak Sukses di Mata Dunia, Tapi Gagal Membahagiakan Orang Tuanya
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)