DPRD Minta Disdik Pastikan Siswa Miskin di Pekanbaru Tetap Sekolah

datariau.com
2.420 view
DPRD Minta Disdik Pastikan Siswa Miskin di Pekanbaru Tetap Sekolah
doc.
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos.

PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru melihat proses penerimaan siswa baru pada tahun ini sangat ketat. Sejumlah orangtua sudah mulai mengeluhkan karena tingginya standar nilai untuk masuk. Padahal, kualitas pendidikan sendiri yang anjlok akibat terjadinya bongkar pasang kurikulum.

"Karena persoalan ini, dikhawatirkan akan banyak para siswa yang putus sekolah," kata Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos, Kamis (6/7/2017).

Untuk mengatasi persoalan ini, lanjut Yudi, sebaiknya pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) segera mengambil kebijakan. Sehingga nanti jangan sampai ada anak-anak putus sekolah hanya karena kuota yang tersedia sangat sedikit. Padahal masalah pendidikan ini merupakan tanggung jawab pemerintah, sesuai amanat UUD 1945.

"Kita justru menekankan siswa miskin terancam putus sekolah. Kan kasihan, hanya gara-gara kebijakan sekolah, generasi bangsa jadi korban. Makanya kita minta ada kebijakan lah," tegas politisi NasDem ini.

Kebijakan yang dimaksudkan Yudi, berupa memaksimalkan kuota yang ditetapkan. Seperti kuota siswa tempatan, siswa prestasi dan sebagainya. Khusus untuk kuota siswa tempatan, harusnya paling diprioritaskan.

"Siswa tempatan ini harus menjadi prioritas. Karena masyarakat banyak yang mengeluh ini juga. Lagi pula sesuai aturannya juga begitu," tambahnya.

Pernyataan ini sengaja dilontarkan agar siswa kurang mampu jangan sampai tidak bersekolah. Apalagi siswa kurang mampu, dipastikan tidak akan sanggup masuk sekolah swasta. Biaya mahal, sementara perekonomian sekarang lagi sulit.

"Makanya untuk persoalan ini, Disdik harus mengeluarkan kebijakan, untuk memberikan bantuan kepada para siswa kurang mampu tersebut," urainya.

"Misalnya dari dana bantuan siswa miskin (BSM) melalui anggaran yang disiapkan di APBD Pekanbaru, dana BOS hingga melakukan sharring budget dengan Disdik Provinsi Riau. Hal ini harus dilakukan, supaya visi misi Kota Pekanbaru dalam hal pendidikan, bisa tercapai," pungkas Yudi.

Editor
: Riki
Sumber
: Pekanbaru.tribunnews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)