Anak Sakit Parah Hanya Dirawat di Rumah Karena Tidak Ada Biaya, Setelah Video Viral Langsung Digendong Polisi ke RS

datariau.com
1.548 view
Anak Sakit Parah Hanya Dirawat di Rumah Karena Tidak Ada Biaya, Setelah Video Viral Langsung Digendong Polisi ke RS

PEKANBARU, datariau.com - Tirta Elisabet (10), seorang bocah yang berlamat di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, akhirnya mendapat pertolongan medis. Tiga bulan sebelumnya, putri dari Jasper ini terbaring lemah. Ia mengalami sakit di bagian usus setelah menjalani operasi. Namun karena tidak ada biaya, tidak ada perawatan lanjutan di rumah sakit. Tirta dirawat seadanya oleh keluarga, hingga badannya kurus kering dan bagian perut bolong.

Jasper (35) ayah Tirta kini bisa bernafas lega setelah sebelumnya sempat frustasi. Putri kesayangannya, Tirta Elisabet terbaring lemah karena sakit di bagian usus dan sempat menjalani operasi di RSUD Arifin Achmad. Karena tidak ada biaya, Jasper membawa Tirta pulang ke rumah. Dirawat seadanya oleh keluarga. Namun setelah tiga bulan di rumah, kondisinya memburuk. Badannya mulai kurus kering. Bagian perut mengalami bolong di kedua bagian sisi.

?Semua makanan keluar. Saya sempat stres. Uang cuman ada Rp 7 ribu. Tidak ada yang bisa saya lakukan. Kami di rumah hampir pasrah. Akhirnya saya coba buat video, mau viralkan,? ujar Jasper saat ditemui di RSUD Arifin Achmad, Kamis (30/6/2022).

Diceritakan Jasper, dirinya hanya pekerja serabutan. Namun karena harus merawat anaknya di rumah, terpaksa tidak bekerja sehingga tidak bisa mendapatkan penghasilan.

Setelah video yang ia buat beredar, seorang anggota polisi dari Polsek Koto Gasib dan seorang pejabat di Kabupaten Siak datang ke rumah.

Awalnya ingin melihat kondisi Tirta. Namun Anggota Polisi yang belakangan diketahui bernama Aipda Leonar langsung inisiatif untuk mengkoordinasikan perawatan Tirta ke Puskesmas.

?Jadi Pak Leonar gendong anak saya. Awalnya bawa ke Puskesmas Koto Gasib. Dari sana kemudian beliau komunikasikan ke pihak RSUD Siak dan dibawa kesana. Namun karena peralatan yang kurang memadai, harus dirujuk ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru ini,? ujar Jasper bercerita.

Setelah dibawa ke RSUD Arifin Achmad, anaknya langsung mendapat perawatan. Saat ini sedang menjalani serangkaian pengobatan medis. Yakni dengan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk tindakan selanjutnya.

?Saya merasa sudah hilang beban pikiran ketika anak saya sudah sampai di RSUD Arifin Achmad dan mendapat perawatan. Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Polisi Leonar dari Polsek Koto Gasib, Pak Kades Budianto dan Pak Dewan Marudut Pakpahan,? tuturnya.

Tag:Sakit
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)