Tingkatkan Kualitas Data Statistik, BPS dan Pemkab Siak Taja Program Desa Cantik

Hermansyah
616 view
Tingkatkan Kualitas Data Statistik, BPS dan Pemkab Siak Taja Program Desa Cantik
Pemkab Siak dan BPS Siak taja kegiatan Program Desa Cantik.

SIAK, datariau.com - Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan program percepatan penguatan statistik sektoral secara nasional yang dilaksanakan pada tingkat pemerintahan terkecil sekaligus salah satu implementasi Program Satu Data Indonesia.

Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) bertujuan meningkatkan kualitas data statistik yang dihasilkan melalui peningkatan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat kampung dan komunitas statistik kampung.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi di sela-sela acara sosialisasi Desa Cantik di Kantor Bupati Siak Sri Indrapura, Senin (12/9/2022).

?Hari kita mengikuti kegiatan sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang di taja Badan Pusat Statistik (BPS). Bagi kami kegiatan ini penting, apapun yang kita rencanakan kalau tidak dengan data yang benar, tentu menimbulkan masalah," kata Alfedri.

"Semestinya dengan data kita menyelesaikan masalah, bukan malah menjadi masalah," ujarnya.

Melalui Badan Pusat Statistik (BPS), Alfedri berharap, kedepan dapat melakukan pembinaan, pendampingan membantu bagaimana memvalidasi data terkait potensi desa yang disajikan dalam bentuk potensi desa atau kampung.

?Potensi kampung ada, namun kalau diminta betul datanya nanti, kadang belum memenuhi maksud yang kita harapkan. Program yang ditaja BPS ini kita sambut baik dan saya harapkan, 15 penghulu yang di undang betul-betul mengikuti sosialisasi ini, kita bersihkan data, sehingga setiap kampung nantinya memiliki data yang akurat, up to date dan bisa dipercaya,? ungkapnya.


Kegiatan ini juga, bertujuan meningkatkan kapasitas desa dan kelurahan dalam mengidentifikasi kebutuhan data dari setiap potensi yang dimiliki desa dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Ari Setiadi Gunawan mengatakan, hadirnya program desa cantik tidak membebankan kampung, pihaknya hanya melakukan pendampingan terkait bagaimana kampung dalam menyajikan data secara benar.

?Kami melihat sebagian kampung tidak meng up date data secara terus-menerus. Sehingga ketika kita membutuhkan, datanya belum up date kita memiliki kesulitan,? ucapnya.

Ari Setiadi Gunawan berharap, dengan adanya Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), dapat terciptanya data yang berstandart dan harmonis. Karena, jika data tidak berstandart akan menjadi masalah juga ketika data itu digunakan untuk implementasi pembangunan.

?Kemudian bagaimana kita mendokumentasikan dan mempublikasikan data itu dengan baik. Kami badan pusat statistik ingin hadir bersama untuk membangun desa dengan best data yang akurat, up date," jelas dia.

"Sehingga kami bersama desa ingin membangun best data yang baik dan lengkap. Kami siap melakukan pendampingan di tingkat desa,? ujar Kepala BPS Siak itu.

Pada tahap awal ini, pihaknya memilih 15 kampung yang tersebar di 5 kecamatan. Jadi, Penghulu yang hadir dan perwakilan dari setiap kecamatan yang dekat dengan Kota Siak.(rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)