DATARIAU.COM - Cryptocurrency Squid Game telah mencuri perhatian dunia keuangan dalam sepekan terakhir. Ada tiga penyebab yaitu lonjakan harga tak masuk akal selama sepekan terakhir, kemudian penurunan harga tajam hingga tak bernilai sama sekali dalam waktu 15 menit, dan pendirinya yang kabur.
Uang kripto Squid Game, yang terdaftar dengan kode SQUID, baru mulai diperdagangkan pada Selasa (26/10/2021) pekan lalu dengan nilai 0,012 dolar AS atau Rp 170 per koin. Harga uang kripto itu melejit hingga 23 juta persen dalam sepekan hingga memuncak di level 2.861 dolar AS (sekitar Rp 40 juta) per koin pada Senin (1/11/2021).
Namun, nilai fantastis tersebut tak bertahan lama. Sama seperti lonjakan harganya yang tidak masuk akal, uang kripto SQUID mengalami koreksi hingga tak bernilai sama sekali atau Rp 0 dalam waktu kurang dari 15 menit setelah ia mencapai harga puncaknya.
Fenomena ini pun membuat mata uang kripto Squid Game langsung ramai diperbincangkan di media sosial.
Penyebabmata uang kripto Squid Game dapat melonjak tajam dan hilang tanpa sisa dalam sekejap adalah penipuan.
Selain karena fakta bahwa harga mata uang tersebut melonjak tajam, sorotan terhadap SQUID juga muncul karena pendirinya memberikan iming-iming 'play to earn'bagi investor. Para investor dijanjikan dapat melakukan permainan online layaknya serial TV Squid Game untuk memperbesar jumlah koin yang dimiliki.
Terlepas dari skema mendapatkan koin baru dengan cara yang unik, uang kripto Squid Game sejak awal muncul sudah memiliki tanda penipuan.
Menurut laporan The Washington Post, banyak pengamat telah mewanti-wanti risiko berinvestasi Cryptocurrency di uang kripto Squid Game. Sebab, akun media sosial pengembang uang kripto tersebut tidak mengizinkan pengikut atau pelanggan untuk berkomentar. Dokumen whitepaper uang kripto tersebut juga ditulis secara amatir dengan banyak kesalahan ejaan dan gramatika yang buruk.
Gizmodo juga melaporkan bahwa situs web platform kripto Squid Game, yang di-hosting di SquidGame.cash, baru berusia tiga minggu. Website ini dipenuhi dengan kesalahan ejaan dan tata bahasa yang aneh.
Selain itu, situs web penyedia data harga Cryptocurrency CoinMarketCap bahkan telah mendesak calon pedagang untuk "sangat berhati-hati" setelah pembeli SQUID memberi tahu mereka bahwa koin mereka tidak dapat dijual kembali.
Keanehan uang kripto Squid Game memuncak saat pendirinya kedapatan menukarkan koin mereka sendiri dengan uang sungguhan. Dalam dunia kripto, manuver ini dikenal sebagai rug pull (gulung tikar), yang merupakan tanda di mana pengembang kripto terkait meninggalkan proyeknya dan melarikan diri dengan dana investor, membuat uang kriptonya tak lagi bernilai.
Para pedagang kripto bahkan dapat menyaksikan manuver rug pull tersebut lewat pencatatan digital BSC Scan. Dalam pencatatan tersebut, pendiri uang kripto Squid Game yang tidak dikenal terpantau menarik dana sekitar 3,3 juta dolar AS.
?Squid Game Dev tidak ingin melanjutkan proyeknya,? tulis para pengembang di channel Telegram mereka pada Senin (1/11/2021).
Saluran pengembang uang kripto Squid Game mengatakan di Telegram bahwa mereka ?tertekan? oleh penipu dan ?kewalahan dengan stres.?
?Sekali lagi maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami,? bunyi pesan terakhir dari channel Telegram pengembang Cryptocurrency SQUID, tak lama setelah nilainya habis.
?Jika ada yang aneh mulai keluar darinya, abaikan saja. Terima kasih!", tulisnya.
Saat ini, situs web uang kripto Squid Game.cash dan setiap akun media sosial pengembangnya telah hilang tanpa jejak. (*)
Source: kumparan.com