Forum Pemuda Remaja Masjid Pekanbaru Dukung Program MBG: Ajak Masyarakat Kedapankan Adab dalam Menyampaikan Kritik

datariau.com
156 view
Forum Pemuda Remaja Masjid Pekanbaru Dukung Program MBG: Ajak Masyarakat Kedapankan Adab dalam Menyampaikan Kritik

PEKANBARU, datariau.com - Forum Pemuda Remaja Masjid (FPRM) Kota Pekanbaru menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda Indonesia.

Ketua Forum Pemuda Remaja Masjid Kecamatan Rumbai, Muhammad Zaki, menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis yang perlu mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat karena berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang.

“Kami dari Forum Pemuda Remaja Masjid Kecamatan Rumbai mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Muhammad Zaki dalam keterangannya yang diterima datariau.com melalui rilis, Senin (15/6/2026).

Baca juga:Dukung MBG untuk Generasi Emas, Ketua LAMR Pekanbaru Ajak Warga Melayu Tolak Narasi Kebencian


Menurutnya, keberadaan program tersebut tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas belajar serta menciptakan generasi yang lebih produktif di masa mendatang.

Selain menyatakan dukungan terhadap program pemerintah, FPRM juga menyampaikan keprihatinan atas pernyataan mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang belakangan menjadi perbincangan di media sosial dan menuai berbagai respons dari masyarakat.

Muhammad Zaki menegaskan bahwa pihaknya menghormati kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Namun demikian, ia menilai penyampaian kritik kepada kepala negara tetap harus memperhatikan etika, adab, dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Namun, kami juga prihatin terhadap pernyataan saudara Tiyo Ardianto yang viral di media sosial karena dinilai tidak mencerminkan budaya ketimuran dan nilai-nilai adab yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia,” katanya.

Baca juga:Ribuan Dapur MBG Terancam Ditutup, Pemerintah Temukan Pembengkakan 6.877 Titik SPPG


Ia menambahkan, kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, kritik yang disampaikan hendaknya bersifat konstruktif, didukung argumentasi yang jelas, serta tidak mengandung unsur yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Sebagai masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan adab dalam menyampaikan kritik. Berbeda pendapat adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai menghilangkan rasa hormat, sopan santun, dan persatuan yang menjadi kekuatan bangsa ini,” tegasnya.

FPRM Pekanbaru juga mengajak generasi muda untuk menjadi teladan dalam membangun ruang diskusi yang sehat, santun, dan produktif, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.

Baca juga:Dana Belum Cair, Sejumlah Dapur MBG di Riau Stop Beroperasi

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)