Bos PLN Beberkan Penyebab Mati Lampu Bergilir: Dua Pembangkit Alami Gangguan

datariau.com
170 view
Bos PLN Beberkan Penyebab Mati Lampu Bergilir: Dua Pembangkit Alami Gangguan

JAKARTA, datariau.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo akhirnya mengungkap penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, gangguan pasokan listrik dipicu oleh masalah teknis yang terjadi pada dua pembangkit listrik besar yang menjadi bagian dari sistem kelistrikan Jawa.

Darmawan menjelaskan, dua pembangkit yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra PLN tersebut mengalami gangguan teknis sehingga terpaksa keluar dari sistem. Kondisi ini menyebabkan pasokan daya berkurang dan memengaruhi keandalan jaringan listrik di Pulau Jawa.

"Kedua pembangkit tersebut mengalami gangguan teknis dan harus keluar dari sistem kelistrikan Jawa," ujar Darmawan dalam konferensi pers Update Sistem Ketenagalistrikan, Jumat (19/6/2026).

Baca juga:PLN Minta Maaf, Pemadaman Listrik Bergilir Terjadi di Sejumlah Wilayah Jawa Akibat Pasokan Batu Bara Terganggu


Akibat berkurangnya pasokan listrik dari dua pembangkit tersebut, PLN terpaksa menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah daerah untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Darmawan mengakui kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak pemadaman.

"Kami memahami kesulitan yang dialami masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemadaman bergilir ini," katanya.

Baca juga:PLN Bagi-bagi Voucher Listrik Spesial Bulan Juni, Begini Caranya


Saat ini, PLN bersama pihak pengelola pembangkit tengah bekerja keras mempercepat proses perbaikan agar kedua unit pembangkit dapat segera beroperasi kembali dan menyuplai listrik ke sistem Jawa.

"Untuk itu kami mengerahkan tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami agar perbaikan dua PLTU besar ini bisa berjalan dengan cepat dan lancar sehingga bisa pulih dan kembali memasok listrik di sistem kelistrikan di Pulau Jawa," jelas Darmawan.

Selain gangguan pembangkit, PLN juga terus melakukan pembenahan dari sisi pasokan bahan bakar. Darmawan mengatakan perusahaan mendapat dukungan alokasi medium rank coal atau batu bara kalori menengah sesuai arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga:Listrik Padam Lebih Lima Jam, Warga Pirdam Keluhkan Terganggunya Aktivitas Malam


Menurutnya, ketersediaan batu bara yang memadai sangat penting untuk menjaga operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi tulang punggung pasokan listrik di Jawa.

PLN juga berkoordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) serta para pemasok batu bara agar distribusi bahan bakar ke pembangkit dapat berjalan lancar.

Saat ini pasokan batu bara telah disalurkan ke berbagai PLTU strategis di Pulau Jawa, antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Lontar, PLTU Labuan, kompleks PLTU Suralaya, PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 9 dan 10, PLTU Indramayu, hingga sejumlah PLTU di Jawa Timur seperti Paiton, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-Awar.

Baca juga:Pelanggan PLN Bisa Dapat Kompensasi Akibat Listrik Padam Massal? Baca Aturannya


PLN berharap proses pemulihan dua pembangkit yang mengalami gangguan dapat segera rampung sehingga pasokan listrik kembali normal dan pemadaman bergilir tidak lagi diperlukan.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)