BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 di Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu program unggulan yang direalisasikan adalah Digitalisasi Administrasi Desa, yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Kantor Desa Resam Lapis.
Program tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa Kukerta UNRI dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa.
Melalui program ini, mahasiswa menghadirkan sistem administrasi berbasis digital dengan memanfaatkan berbagai layanan Google, seperti Google Form, Google Spreadsheet, dan Google Drive. Sistem tersebut dirancang untuk mempermudah proses pengajuan surat-menyurat, pengelolaan data administrasi, hingga penyimpanan dokumen secara lebih tertata, aman, dan efisien.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Pembuatan dan Penyerahan Pupuk Organik Menggunakan Akar Putri Malu di Desa Resam Lapis
Dengan penerapan sistem digital tersebut, masyarakat kini dapat mengajukan berbagai kebutuhan administrasi secara lebih mudah dan praktis. Di sisi lain, perangkat desa memperoleh kemudahan dalam mengelola data secara lebih cepat, akurat, transparan, serta terdokumentasi dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal.
Tidak hanya menghadirkan sistem digital, mahasiswa Kukerta UNRI juga memberikan sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan kepada perangkat Desa Resam Lapis mengenai tata cara pengoperasian sistem. Materi yang diberikan meliputi proses penerimaan pengajuan surat melalui Google Form, pengelolaan data otomatis menggunakan Google Spreadsheet, hingga pengarsipan dokumen secara terintegrasi melalui Google Drive.
Pendampingan tersebut dilakukan agar perangkat desa mampu mengoperasikan sistem secara mandiri setelah program Kukerta berakhir. Dengan demikian, inovasi yang telah dibangun tidak hanya menjadi program sementara, tetapi dapat terus dimanfaatkan sebagai bagian dari pelayanan administrasi desa dalam jangka panjang.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Sanitasi dan Monitoring Kualitas Air di Desa Resam Lapis Bengkalis
Program Digitalisasi Administrasi Desa ini mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj.) Kepala Desa Resam Lapis, Muhammad Haris Pahlevi, bersama Sekretaris Desa, Tuki Rama, S.Pd.I. Keduanya menilai inovasi yang diinisiasi mahasiswa Kukerta Universitas Riau menjadi langkah positif dalam mendukung modernisasi pelayanan administrasi di tingkat desa.
Mereka berharap sistem yang telah dikembangkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta terus disempurnakan sesuai dengan kebutuhan desa. Dengan adanya digitalisasi administrasi, pelayanan publik diharapkan menjadi semakin efektif, efisien, transparan, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hendra Taufik, S.T., M.Sc., serta dikoordinasikan oleh Ketua Kelompok Kukerta Universitas Riau Desa Resam Lapis, Muhammad Arif, bersama seluruh anggota kelompok Kukerta.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Keberhasilan program ini menunjukkan komitmen mahasiswa Universitas Riau dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah desa, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memberikan solusi yang relevan terhadap tantangan pelayanan publik di era digital.