SMM PANEL INDO

Setiap Hari Antrean Panjang di SPBU, Komisi II DPRD Pekanbaru Pertanyakan Solusi dari Pertamina

datariau.com
146 view
Setiap Hari Antrean Panjang di SPBU, Komisi II DPRD Pekanbaru Pertanyakan Solusi dari Pertamina

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin, meminta Pertamina segera mengurai persoalan antrean panjang BBM subsidi jenis solar di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru. Sebab, antrean kendaraan berat yang mengular hingga ke badan jalan telah memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Hampir setiap hari antrean kendaraan besar seperti truk terlihat di sejumlah SPBU, bahkan menyebabkan ruas jalan menjadi sempit dan arus lalu lintas tersendat.

"Perlu informasi yang jelas dan akurat dari Pertamina. Karena memang kita lihat di hampir semua SPBU terjadi antrean panjang. Bahkan sudah mengganggu lalu lintas di sekitar SPBU. Jalan jadi sempit karena dipenuhi kendaraan yang mengantre," kata Zainal Arifin, Rabu (5/8/2026).

Baca juga:Komisi II Panggil Rapat Pertamina, Ungkap Penyebab Antrean Panjang BBM di SPBU


Politisi Gerindra ini mencontohkan kondisi di SPBU Jalan Srikandi, Panam, yang setiap pagi dipenuhi kendaraan mengantre solar hingga memicu kemacetan.

"Kalau di daerah Panam, contohnya di Jalan Srikandi, pagi-pagi hari itu sangat macet. Antrean kendaraan memanjang di sepanjang jalan sehingga pengguna jalan lain ikut terganggu. Kita tentu tidak ingin kondisi seperti ini terus terjadi," ujarnya.

Ia menekankan, pihak Pertamina harus menjelaskan secara terbuka apakah antrean tersebut dipicu oleh keterbatasan stok BBM subsidi atau justru karena kepanikan para pengemudi yang memilih mengisi solar lebih awal.

Baca juga:Ironi Negeri Minyak: Riau Lumbung Migas, Tapi Harga BBM Lebih Mahal dari Pulau Jawa


"Dalam hal ini Pertamina harus memberikan keterangan yang jelas. Apa sebenarnya penyebab antrean panjang ini? Apakah karena pengemudi cemas sehingga berlomba-lomba mengisi BBM, atau memang stok solar yang terbatas? Itu yang menjadi pertanyaan kita," tegasnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)