NCID: Cabut Subsidi BBM, Jokowi Untungkan Pengusaha Asing dan Cekik Rakyat Kecil

1.070 view
NCID: Cabut Subsidi BBM, Jokowi Untungkan Pengusaha Asing dan Cekik Rakyat Kecil
SPBU

JAKARTA, datariau.com - Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengungkapkan rencana Jokowi-JK untuk mencabut subsidi BBM akan langsung memberikan keuntungan bagi penguasa asing dan mencekik rakyat kecil.

Menurut Jajat, pengusaha asing lebih memiliki kemampuan untuk menguasai berbagai proyek infrastruktur baru yang dihasilkan oleh program-program pengalihan anggaran subsidi BBM Jokowi-JK dibandingkan oleh pengusaha dalam negeri. Jajat juga mempertimbangkan rekam jejak Jokowi yang sangat permisif mempersilahkan pengusaha asing menguasai berbagai proyek di daerah-daerah yang pernah ia pimpin.

"Kita dapat lihat sendiri bagaimana Jokowi mempersilakan proyek MRT di Jakarta dikuasai oleh Jepang, proyek monorel dikuasai oleh Cina, dan proyek pengadaan busway juga dikuasai oleh Cina. Padahal ada perusahaan dalam negeri dan BUMN yang dapat membangun monorel dan menyediakan kebutuhan bus TransJakarta. Mereka (asing) tentunya sangat mendukung pengalihan anggaran subsidi BBM," ungkap Jajat dalam realise yang dikirimkan ke datariau.com, Senin (1/9/2014).

Selain menguntungkan pengusaha asing yang bermain di sektor infrastruktur, menurut Jajat, pengusaha asing yang bermain di sektor distribusi BBM juga akan langsung diuntungkan oleh kebijakan Jokowi-JK. Pasalnya, semakin banyak pengguna mobil pribadi akan membeli BBM di SPBU Shell, Total, Petronas dan SPBU asing lainnya jika pemerintah menetapkan harga BBM mendekati atau sama dengan harga pasar.

"Sementara itu, sebagian besar rakyat kecil hanya bisa gigit jari karena harga-harga kebutuhan pokok, transportasi, dan lainnya akan naik secara signifikan. Namun sebagian kecil akan memiliki kesempatan untuk bekerja sebagai kacung dan buruh kasar di perusahaan-perusahaan asing yang menikmati pengalihan anggaran subsidi BBM" tutup Jajat. (*)

rilis



Akses kami via mobile m.datariau.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)