Imingi Uang Rp 10 Ribu, Ketua RW Mentangor Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan

Ruslan
1.035 view
Imingi Uang Rp 10 Ribu, Ketua RW Mentangor Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan
Ilustrasi.

PEKANBARU, datariau.com - Modus mengiming-imingi uang Rp10 ribu, SA, oknum Ketua RW 11 di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya ini tega mencabuli 6 bocah perempuan di sekitar tempattinggalnya. Parahnya, perbuatan cabul itu bahkan sudah dilakukannya sejak Desember 2017 silam. 

Kelakuan biadab si pelaku pun sudah pernah dilaporkan oleh para orang tua korban. Namun hingga pertengahan Juli 2018, pelaku belum juga ditangkap dan masih berkeliaran bebas. Hal tersebut sangat disesalkan oleh salah satu orang tua korban sekaligus pelapor, BU. Bersama dengan keluarga korban yang lain, mereka lantas mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk mendapatkan kepastian mengenai tindaklanjut proses hukum terhadap pelaku, Rabu (18/07/18) siang.

"Tanggal 8 Juli saya sudah pernah melapor, tapi tidak pernah ditindaklanjuti. Ini sudah kedua kalinya saya melapor ke polisi. Saya sebagai orang tua salah satu korban tentu sangat kecewa karena tidak ada upaya cepat dari polisi. Apalagi pelakunya belum ditangkap dan masih berkeliaran tanpa dosa," sesalnya saat berbincang dengan riauterkini.com. 

Dia menceritakan, aksi biadab oknum Ketua RW itu sendiri baru terbongkar pada akhir Juni 2018 lalu. Pasalnya 6 bocah yang menjadi korban saling buka mulut atas apa yang mereka alami. 

"Modusnya diimingi uang Rp10 ribu. Pelaku ini punya kedai, jadi ketika istrinya tidak ada di rumah, dia lalu mengajak setiap korbannya datang ke rumah dan melakukannya (mencabuli korban). Korban berusia 7 sampai 11 tahun. Salah satu korbannya adalah anak saya," kisahnya. 

Menurutnya, perbuatan tak senonoh yang dilakukan pelaku juga membuat ke enam bocah tersebut menjadi trauma. Jika melihat pelaku, bocah-bocah malang itu langsung takut sambil berlarian ke rumahnya masing-masing.

"Mereka trauma, kalau melihat pelaku langsung takut. Begitu kami tanya kenapa takut, ternyata pernah digitukan (dicabuli) oleh pelaku. Saya ke sini (Polresta Pekanbaru) bukan cuma untuk memperjuangkan keadilan anak saya saja, tapi juga untuk ke 5 anak yang lain yang menjadi korban," tegasnya. 

Usai mendatangi Polresta Pekanbaru, ia pun berharap polisi bisa secepatnya menangkap pelaku. Sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman penjara atas kelakuan yang diperbuatnya. "Kami sebagai orang tua memohon agar pelaku bisa ditangkap. Kalau perlu secepatnya karena ini juga menyangkut hak perlindungan anak," tutupnya.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)