PEKANBARU, datariau.com - Nomor ponsel 082389832123 milik Zardi telah hilang bersama handphone Nokia tipe 3310 clasic saat insiden kecelakaan di Jalan Nangka/Tuanku Tambusai Pekanbaru, pada insiden kecelakaan pada Jumat 13 September 2019 siang lalu. Nomor dan handphone tersebut telah diambil orang lain yang tidak memiliki itikad baik.
Hal ini diketahui saat Zardi keluar rumah sakit setelah istrinya menjalani operasi di salah satu rumah sakit, atas luka yang dialami atas kecelakaan tersebut, Zardi kemudian mencoba menelepon nomor ponsel dia yang hilang karena dia melihat di WhatsApp nomor miliknya itu sudah berganti foto.
Benar saja, seorang mengakui telah mengambil Handphone tersebut di lokasi kecelakaan. Saat diminta mengembalikan, orang tersebut meminta tebusan Rp300 ribu, terakhir orang tersebut meminta transfer pulsa 100.000. Melihat gelagat yang tidak baik, Zardi enggan menuruti kemauan laki-laki yang telah mengambil handphone tersebut.
Zardi kemudian mengurus nomor SIM Card tersebut ke Grapari, akan tetapi NIK yang teregistrasi di nomor itu sudah berganti menjadi 1404181405560001, bukan lagi NIK Zardi, sehingga pihak Grapari mengaku tidak bisa membantu memblokir nomor tersebut. Zardi kemudian diarahkan untuk menghubungi layanan call center 188 untuk memblokir nomor itu.
Saat dihubungi, call center 188 meminta data berapa nominal pulsa terakhir yang diisi, Zardi menjelaskan bahwa dia terakhir mengisi pulsa paket telpon sebulan, ternyata sudah tidak cocok lagi karena sudah ada transaksi pengisian ulang terbaru, dilakukan orang yang menemukan nomor tersebut.
"Telkomsel tak banyak bisa membantu, sekarang tinggal saya ekspose saja bahwa nomor itu bukan lagi saya yang pegang, saya khawatir disalahgunakan, karena sampai sekarang nomor itu masih aktif," kata Zardi kepada datariau.com, Kamis (26/9/2019).
Bahkan dalam negosiasi, lanjut Zardi, orang yang mengambil nomor tersebut mengaku tidak takut dilaporkan ke polisi, dia mengaku sudah 15 kali keluar masuk penjara. "Ini yang membuat saya lebih khawatir, jika dia gunakan nomor itu untuk kriminal," kata Zardi lagi.
Zardi juga telah mengumumkan kehilangan ini ke group WhatsApp dan nomor di kontaknya. Berikut bunyi pengumuman tersebut:
"Assalamualaikum
Diberitahukan bahwa nomor saya Zardi Syahputra 082389832123 hilang saat musibah kecelakaan kemarin, saat ini nomor tersebut jatuh ke tangan orang jahat, yang bersangkutan mencoba memeras pemilik nomor minta isikan pulsa, jika ada nomor tersebut meminta sesuatu jangan dilayani, karena nomor tersebut bukan saya yg pegang lagi. Demikian, Wa'alaikumussalam.."
Mohon dibantu disebarkan agar tidak ada yang menjadi korban penipuan!