Bahaya Kabut Asap, Dokter Ali Sarankan Ibu Hamil Segera Mengungsi

Fadhilah
672 view
Bahaya Kabut Asap, Dokter Ali Sarankan Ibu Hamil Segera Mengungsi
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Kabut asap melanda beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan berdampak pada kesehatan ibu hamil dan janin. seringnya ibu hamil menghirup udara yang sudah tercemar polusi, meningkatkan potensi hipoksia atau yang sering disebut sebagai kekurangan pasokan oksigen pada sel darah.


"Menghirup udara yang buruk kemungkinan menyebabkan parunya terganggu. Jika sudah terganggu mengakibatkan infeksi paru, penumpukan gas. Yang pasti ibunya mengalami hipoksia," jelas dr Ali Sungkar, SpOG(K) dalam jumpa media di Heart Space, Kuningan City, Jakarta pada, Selasa (17/09/2019).


kondisi hipoksia yang terjadi pada ibu hamil berdampak pula pada janin yang dikandung. Hal tersebut terjadi karena aliran darah yang diangkut oleh si ibu mengalir ke janin dalam kandungan.


"Ibunya hipoksia bagaimana dengan bayinya? Bayinya juga akan terdampak dengan aliran darah yang tidak membawa oksigen," tambah Ali.


Kondisi kurangnya oksigen akibat polusi udara yang tidak sehat pada ibu hamil, sangat dikhawatirkan khusus bagi janin dalam kandungan.Kondisi ini bisa berdampak pada ukuran bayi dalam kandungan.


"Ya (janin jadi kecil), karena kita kurang oksigen jadi kita kurang suplai bayi oksigennya, sehingga sama saja dia (bayi) tumbuh dengan seadanya," paparnya.


Melihat kondisi kualitas udara yang buruk akibat kebakaran hutan dan lahan, Ali menyarankan ibu hamil yang berada di wilayah terdampak untuk pindah sementara waktu.


"Sebaiknya pindah cari daerah yang lain atau ngungsi, kalau kualitas udaranya baik silakan (tinggal)," sarannya. (*)

Editor
: Fadhilah
Sumber
: https://www.liputan6.com/health/read/4064874/dampak-kabut-asap-pada-ibu-hamil-dan-janin
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)