50 Kerbau di Rohul Mengalami Gejala PMK, Petugas Gabungan Lakukan Pemeriksaan

Admin
560 view
50 Kerbau di Rohul Mengalami Gejala PMK, Petugas Gabungan Lakukan Pemeriksaan
Tampak Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir saat ikut turun bersama tim gabungan memeriksa hewan ternak kerbau yang diduga terkena gejala PMK di Desa Tanjung Belit, Rabu (13/7/2022).

ROKAN HULU, datariau.com - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau terus bertambah dan meluas.

Terpantau pada Rabu (13/7/2022), petugas gabungan terdiri dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul bersama TNI Polri serta BPBD Rohul dan pemerintah Kecamatan Rambah menemukan 50 ekor kerbau tergejala ke arah PMK.

"Hari ini ada sebanyak 50 ekor hewan ternak tergejala kearah PMK," kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, Doni, di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

Penyuntikan vitamin dan antibiotik dilakukan petugas gabungan dengan cara door to door. Selain itu, petugas gabungan juga rutin memantau perkembangan penyebaran penyakit mulut dan kuku yang menyerang ternak warga, salah satunya dengan memberikan penyuluhan kepada peternak, dan menyalurkan vitamin serta obat-obatan secara gratis.

Di tempat yang sama, Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir menghimbau warga agar tidak khawatir dan panik.

"Saat ini petugas gabungan sudah memberikan antibotik dan vitamin pada kerbau untuk menciptakan kekebalan tubuh pada ternak terhadap penyebaran virus PMK," jelas Serda Dedy Nofery Samosir.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Sukarni (52) warga tempatan yang memiliki ternak kerbau menjelaskan, saat ini ada sebanyak 6 ekor ternaknya tergejala ke arah PMK.

"Ternak saya saat ini ada sebanyak 6 ekor tergejala ke arah PMK pak. Dimana gejalanya mulutnya mengeluarkan lendir dan kukunya melepuh," jelas Sukarni.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)