PEKANBARU, datariau.com - Suasana pagi di kawasan Pasar Sukaramai, Jalan Agus Salim, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota, mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melalap belasan rumah warga, Kamis (9/7/2026) pagi.
Sedikitnya 12 petak rumah semi permanen yang berada di kawasan padat penduduk tersebut hangus dilalap si jago merah. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu, sehingga warga sekitar panik berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang berharga.
Salah seorang korban, Darnis, menuturkan kebakaran diduga bermula dari sebuah rumah kosong yang berada di ujung deretan bangunan. Saat pertama kali diketahui, api sudah dalam kondisi membesar sehingga warga kesulitan melakukan pemadaman secara mandiri.
"Awalnya api muncul dari rumah kayu yang kosong. Tiba-tiba sudah membesar, bahkan sempat terdengar suara ledakan," ujar Darnis.
Baca juga:Blusukan ke Pasar Sukaramai, Ketua DPRD Pekanbaru Dengarkan Aspirasi Pedagang
Ia mengungkapkan, lima petak rumah miliknya ikut hangus dalam kebakaran tersebut. Di tengah kepanikan, dirinya hanya sempat menyelamatkan beberapa barang penting sebelum api merambat ke bangunan lainnya.
"Lima petak rumah saya terbakar, termasuk tempat tinggal. Barang yang berhasil dibawa keluar hanya pakaian dan kain-kain," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Duul Gamar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.49 WIB.
Baca juga:Komisi II Gelar Rapat Tertutup dengan PT MPP Bahas Pasar Sukaramai
Begitu tiba di lokasi, petugas mendapati api telah membakar deretan rumah kontrakan yang terdiri dari 12 petak milik tiga orang pemilik. Dua petak di antaranya diketahui dalam keadaan kosong saat kejadian berlangsung.
"Total yang terbakar ada 12 petak rumah kontrakan. Lokasinya cukup padat dan berada di area gang," jelas Duul.
Untuk mengendalikan kobaran api, DPKP Pekanbaru mengerahkan delapan unit armada pemadam kebakaran dari beberapa pos dengan kekuatan 45 personel. Setelah berjibaku selama kurang lebih 40 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca juga:Gas Elpiji 3 Kg Meledak, Tiga Warga Pekanbaru Terluka
Menurut Duul, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit. Kondisi tersebut menyulitkan armada pemadam untuk menjangkau titik api.
"Jalur menuju titik kebakaran cukup sempit, sehingga menjadi tantangan bagi petugas. Namun api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke rumah lainnya," ungkapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar karena belasan petak rumah ludes terbakar beserta harta benda milik para penghuni.