Viral, Ratusan Minyak Goreng Kemasan Mengapung di Sungai Mangrove, Warga Berbondong-bondong Memungut

datariau.com
379 view
Viral, Ratusan Minyak Goreng Kemasan Mengapung di Sungai Mangrove, Warga Berbondong-bondong Memungut

KENDARI, datariau.com - Ratusan kemasan minyak goreng ditemukan mengapung dan tersangkut di kawasan hutan mangrove di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada pertengahan Juni 2026 ini. Temuan yang viral di media sosial itu mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong memungut minyak goreng, sementara pihak berwenang masih menyelidiki asal-usul barang yang hanyut tersebut.

Penemuan ratusan hingga seribuan kemasan minyak goreng yang mengapung dan tersangkut di kawasan hutan mangrove menghebohkan warga dan menjadi perbincangan luas di media sosial. Kemasan minyak goreng yang masih utuh itu terlihat hanyut mengikuti arus sebelum akhirnya menumpuk di sela-sela akar mangrove.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan sungai dan hutan mangrove di wilayah pesisir Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Lokasi penemuan berada di area yang kerap dilalui nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar perairan mangrove.

Kejadian ini mulai diketahui publik setelah video dan foto-fotonya viral di media sosial pada pertengahan Juni 2026. Sejumlah rekaman menunjukkan warga mulai memungut minyak goreng yang hanyut pada hari yang sama saat temuan tersebut menyebar luas di internet.

Baca juga:Komisi II Pertanyakan Kinerja Disperindag Pekanbaru: Minyak Goreng Subsidi Langka, Dijual Melampui HET


Pihak yang pertama kali menemukan minyak goreng tersebut diduga adalah nelayan dan warga setempat yang sedang beraktivitas di perairan mangrove. Setelah informasi menyebar, semakin banyak warga datang menggunakan perahu untuk mengumpulkan kemasan minyak goreng yang mengapung.

Sementara itu, pihak berwenang dan instansi terkait mulai melakukan penelusuran guna mengetahui asal-usul minyak goreng tersebut. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti ratusan kemasan minyak goreng itu berada di perairan.

Namun, sejumlah dugaan mengarah pada kemungkinan adanya muatan kapal yang jatuh ke laut, kecelakaan pengangkutan barang, atau tumpahan logistik dari jalur distribusi yang melintasi wilayah perairan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, kronologi kejadian bermula ketika warga melihat banyak benda berwarna kuning mengapung di permukaan sungai dekat kawasan mangrove. Awalnya benda-benda tersebut dikira sampah atau barang hanyut biasa.

Baca juga:Saat Harga Sembako Melambung Tinggi di Akhir Tahun, Perusahaan di Rohil Ini Jual Murah Minyak Goreng


Setelah didekati menggunakan perahu, warga mengetahui bahwa benda tersebut merupakan kemasan minyak goreng. Arus pasang dan aliran sungai kemudian membawa kemasan-kemasan itu ke kawasan mangrove hingga tersangkut di antara akar-akar pohon.

Temuan tersebut segera menyebar dari mulut ke mulut dan melalui media sosial. Dalam waktu singkat, banyak warga berdatangan untuk mengumpulkan minyak goreng yang masih layak digunakan. Beberapa warga terlihat memenuhi perahu mereka dengan kemasan minyak goreng yang berhasil diambil dari perairan dan area mangrove.

Meski menjadi berkah bagi sebagian warga, kejadian ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap lingkungan mangrove. Selain itu, asal-usul dan keamanan produk yang hanyut tersebut masih menjadi perhatian utama pihak berwenang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai jumlah pasti minyak goreng yang ditemukan maupun sumber barang tersebut. Aparat dan instansi terkait masih melakukan penelusuran untuk mengungkap penyebab kemunculan ratusan kemasan minyak goreng di kawasan sungai mangrove yang viral tersebut.***

Baca juga:Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai, Tegaskan Polri Juga Garda Pelestarian Lingkungan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)