KUKERTA UNRI 2026 dan Warga Desa Pangkalan Batang Tanam Mangrove Peringati Hari Mangrove Sedunia

datariau.com
171 view
KUKERTA UNRI 2026 dan Warga Desa Pangkalan Batang Tanam Mangrove Peringati Hari Mangrove Sedunia

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 bersama masyarakat Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, melaksanakan aksi penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir desa, Minggu (26/7). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan upaya mitigasi abrasi di wilayah tersebut.

Penanaman mangrove berlangsung dengan semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa KUKERTA dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat (PJ) Desa Pangkalan Batang Arhalifi, S.Pd.SD., M.Pd., Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pihak kepolisian, perangkat desa, para ketua RT, serta warga Desa Pangkalan Batang.

Selain melakukan penanaman, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya pelestarian mangrove. Zulfadhli atau yang akrab disapa Ijok bersama Alang, warga yang telah lama berpengalaman dalam pelestarian mangrove, memberikan pemahaman kepada peserta tentang manfaat mangrove bagi kawasan pesisir dan pentingnya menjaga keberlanjutannya.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Ajak Siswa SDN 43 Bengkalis Jelajah Mangrove, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini


Zulfadhli mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut menjaga dan melestarikan hutan mangrove sebagai investasi lingkungan bagi masa depan.

"Kami berharap kepada generasi muda, bukan hanya di tempat kami saja, marilah kita bersama-sama melestarikan mangrove untuk generasi yang akan datang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, karena lingkungan yang kita jaga hari ini akan kembali kepada diri kita sendiri," ujarnya.

Sementara itu, PJ Desa Pangkalan Batang, Arhalifi, mengapresiasi inisiatif Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang berkolaborasi dengan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam menjaga kawasan pesisir, terutama karena sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis telah mengalami abrasi.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau bersama masyarakat. Mengingat beberapa wilayah di Kabupaten Bengkalis telah mengalami abrasi, kami berharap penanaman mangrove seperti ini dapat terus dilakukan sebagai upaya menjaga dan melestarikan kawasan pesisir," kata Arhalifi.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Gelar Mangrove Youth Camp, Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir bagi Siswa SD di Bengkalis


Dukungan juga datang dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pangkalan Batang, Heri Yadi. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi penghijauan semata, tetapi juga mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

"Mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya sekarang tetapi juga untuk generasi yang akan datang," ungkap Heri Yadi.

Baca juga: Mahasiswa Kukerta Berdampak Unri Bersama Warga Desa Ketam Putih Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai manfaat mangrove bagi kehidupan pesisir. Selain mampu menahan hantaman ombak dan mengurangi laju abrasi, akar mangrove yang kuat berfungsi menjaga garis pantai dari pengikisan serta menjadi habitat alami bagi berbagai jenis biota pesisir yang memiliki nilai ekologis maupun ekonomi.

Penulis
: Tasya salsabila & Khairunnisak Maulina
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)