Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di SDN 025 Tambang

datariau.com
74 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di SDN 025 Tambang

KAMPAR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 Desa Tambang melaksanakan program kerja bertajuk “Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah: Solusi Inovatif dan Berkelanjutan” di UPT SD Negeri 025 Tambang, Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi lingkungan yang dipadukan dengan pembelajaran kreatif di sekolah. Program tersebut bertujuan memperkenalkan kepada siswa cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang bernilai guna, sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan.

Sebanyak 71 siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan minyak jelantah, sedangkan praktik pembuatan lilin aromaterapi diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KUKERTA UNRI.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Dorong Peluang Usaha Warga Desa Lubuk Mandian Gajah


Ketua Kelompok KUKERTA Universitas Riau Desa Tambang Tahun 2026 menjelaskan bahwa program ini dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa minyak jelantah yang sering dianggap sebagai limbah masih dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna. Kami berharap pengalaman ini dapat mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas mereka," ujarnya.

Dalam sesi penyampaian materi, mahasiswa memperkenalkan konsep lilin aromaterapi, mulai dari pengertian, manfaat, hingga proses pembuatannya menggunakan minyak jelantah yang telah melalui proses penjernihan. Para siswa juga dikenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan, seperti sumbu lilin, wadah tahan panas, panci, kompor, sendok pengaduk, stearic acid atau asam stearat, pewarna, essential oil, arang aktif, air, dan hiasan dekoratif.

Baca juga:FBN Sri Meranti Salurkan 38 Kg Minyak Jelantah ke TUKR, Dorong Pengelolaan Limbah Berkelanjutan


Sebelum digunakan sebagai bahan utama, minyak jelantah terlebih dahulu dijernihkan menggunakan arang aktif. Minyak didiamkan selama 24 jam agar kotoran dan bau dapat terserap, kemudian disaring hingga siap digunakan dalam proses pembuatan lilin aromaterapi.

Pada sesi praktik, mahasiswa mendemonstrasikan tahapan pembuatan lilin secara sistematis. Minyak jelantah dipanaskan menggunakan api kecil, kemudian dicampurkan dengan stearic acid hingga larut sempurna. Setelah itu ditambahkan pewarna agar menghasilkan tampilan yang menarik. Essential oil dimasukkan ketika suhu campuran mulai menurun sehingga aroma tetap terjaga.

Selanjutnya, sumbu lilin dipasang di bagian tengah gelas cetakan. Air dan hiasan dekoratif dimasukkan terlebih dahulu ke dalam wadah, kemudian campuran lilin dituangkan secara perlahan hingga memenuhi cetakan. Lilin kemudian didiamkan sampai mengeras dan siap digunakan.

Baca juga:Sulap Minyak Jelantah Jadi Bernilai, Mahasiswa KUKERTA UNRI Latih Ibu PKK Desa Sei Lembu Makmur Membuat Lilin Aromaterapi


Selama kegiatan berlangsung, suasana belajar terlihat interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif memperhatikan penjelasan, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti setiap tahapan praktik dengan penuh semangat. Guru-guru UPT SD Negeri 025 Tambang turut mendampingi siswa sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Salah seorang siswa, Queen, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengalaman baru yang belum pernah didapatkan sebelumnya.

"Kegiatan ini sangat menarik karena kami mendapatkan pengalaman baru membuat lilin aromaterapi. Sebelumnya, kami belum mengetahui bahwa minyak jelantah dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki manfaat," katanya.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Pihak UPT SD Negeri 025 Tambang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang menghadirkan pembelajaran inovatif melalui perpaduan materi dan praktik secara langsung. Program tersebut dinilai mampu memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Penulis
: Dhea Nur Shaura
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)