Sidak di Pasar Air Molek, Disperindagpas Inhu Belum Temukan Sarden Mengandung Cacing

datariau.com
2.043 view
Sidak di Pasar Air Molek, Disperindagpas Inhu Belum Temukan Sarden Mengandung Cacing
Foto: Heri
Suasana sidak sarden.

RENGAT, datariau.com - Menindaklanjuti adanya produk impor ikan makarel kaleng (Sarden) mengandung cacing, Disperindagpas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hulu gelar inspensi mendadak (Sidak) di beberapa toko sembako di Pasar Air Molek Kecamatan Pasir Penyu.

“Ada tiga produk Sarden yang diduga ada cacing, yaitu merek IO, Farmer Jack, dan HOKI. Dari beberapa toko sembako yang telah kita lakukan peninjauan untuk sementara belum ditemukan Sarden bercacing untuk di Pasar Air Molek. Untuk memastikan sarden bercacing atau tidak perlu diuji laboratorium oleh BBPOM Provinsi," terang Marliwati Armaini dari Dinkes Inhu di sela-sela sidak, Senin (26/3/2018).

Dijelaskan, cacing yang berada di Sarden anisakis sp adalah parasit yang dapat menimbulkan masalah pada ikan hingga pada manusia, sehingga bila dikonsumsi tanpa dimasak, atau dalam keadaan setengah masak, akan mengakibatkan penyakit.

Cacing tersebut ditemukan di dalam kaleng ikan makarel sudah dalam kondisi mati. Jadi bukan akibat kerusakan kemasan maupun akibat kedaluwarsa.

“Kemungkinan muncul cacing itu karena pengolahan tidak higienis. Keberadaan cacing tersebut setelah saya baca beberapa literatur, itu ada sejak awal karena jenis makarel itu kalau pencucian tidak bersih, maka di dalam perutnya kemungkinan ada jenis cacing,” ujarnya.

Terkait dampaknya, salah satu sumber cacing yakni dari makanan protein, yang tentunya bisa sebagai zat alergen atau mengakibatkan alergi kalau dikonsumsi.

”Karena itu, pada orang-orang tertentu yang tidak tahan dengan reaksi alergi, kemungkinan menimbulkan alergi bisa mulai gatal-gatal pada kulit. Ini bahayanya kalau yang konsumsi orang yang punya riwayat sakit asma, bisa sesak nafas,” terangnya lagi.

"Kita berharap kepada warga agar tidak perlu panik akan temuan tersebut karena kalau orang dalam kondisi normal tidak ada gangguan apa-apa. Hingga kini kita juga belum menerima laporan ada warga yang sakit setelah mengkonsumsi produk ikan bercacing tersebut," terangnya.

“Kita himbau masyarakat tak perlu resah. Kalau masih ada ditemukan produk tersebut agar segera laporkan dan jangan mengkonsumsinya," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:cacing
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)