Bahaya Filariasis, Penyakit Menular Akibat Cacing Microfilaria

datariau.com
772 view
Bahaya Filariasis, Penyakit Menular Akibat Cacing Microfilaria
Foto: Syarifuddin Aman
Masyarakat Peunaron ikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis.
ACEH TIMUR, datariau.com - Komandan Koramil (Danramil) 01/Serbajadi Lettu Inf Hariono mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam rangka Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis, di Puskesmas Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (21/9/2019).

Kegiatan itu juga dihadiri Wakapolsek Peunaron Ipda Bustami, Sekcam Sri Lestari SIp, Kepala Puskesmas Delima Wati SSp, para Geuchik dan Kader Posyandu se-Kecamatan Peunaron.

Kepada awak media, Danramil 01/Sbj mengatakan bahwa penyakit Filariasis (Kaki Gajah) merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan cacing microfilaria yang merusak sistem limpatik sehingga menimbulkan pembengkakan pada tangan, kaki, payudara dan skortum.

"Terdapat 2 strategi yang harus ditempuh untuk mencegah penyebaran penyakit ini, yaitu memutuskan rantai penularan dengan POPM Filariasis kepada seluruh penduduk di daerah endemis menggunakan obat Diethilcarbamazin Citrate (DEC) 6mg/kb bb Albendazol 400 mg sekali setahun selama minimal lima tahun, kemudian perawatan kasus klinis penyakit kaki gajah, baik kasus klinis akut maupun kronis," terangnya.

Lanjutnya, terdapat urusan wajib pemerintah, yaitu pendidikan dan urusan kesehatan. Pendidikan lebih utama karena jika orang yang berpendidikan dan mengerti tentang kebersihan tentu peluang untuk orang tersebut terjaga kesehatannya akan semakin besar.

"Berkaca dari polemik vaksin MR, hal ini dirasa karena kurangnya tingkat pendidikan, sebab manfaat dari vaksin tersebut sangat penting bagi diri pribadi guna menangkal terjangkit penyakit berbahaya tersebut, terlebih Kemenkes telah merekomendasikan pemberian obat pencegahan massal tersebut," terangnya.

Terkait dengan pendidikan, Danramil juga menjelaskan bahwa rata-rata di Peunaron ini telah meningkat, namun begitu tetap dirasa penting agar tenaga kesehatan untuk terus bekerja ekstra keras menyampaikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya obat tersebut.

"Dengan koordinasi yang dilaksanakan dalam rangka pembahasan perkembangan pencegahan penularan penyakit kaki gajah bersama pihak-pihak terkait hari ini, diharapkan target eleminasi kaki gajah di Kecamatan Peunaron dapat segera tercapai. Supaya tidak bosan untuk terus berbuat baik tanpa mengharapkan pujian dari siapapun, yang biasa itu belum tentu baik, namun yang baik itu tentunya harus dibiasakan," pungkasnya. (syar)
Penulis
: Syarifuddin
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)