Seluruh Pelajar SDN 005 Pasir Batu Mandi Inhu Diberikan Obat Cacing

datariau.com
763 view
Seluruh Pelajar SDN 005 Pasir Batu Mandi Inhu Diberikan Obat Cacing
INHU, datariau.com - Peduli kesehatan masyarakat desa, Mahasiswa UNRI mengadakan penyuluhan PHBS dan pemberian obat cacing massal. Mereka menilai kesadaran masyarakat terhadap kesehatan di desa-desa masih terbilang rendah.

Hal ini dapat dilihat dari pengetahuan masyarakat terhadap cara menjaga kebersihan gigi, kuku dan cara cuci tangan yang masih minim.

Melihat kondisi demikan, pada Sabtu (10/8/2019) kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau mengadakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 005 Pasir Batu Mandi, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Acara ini berlangsung pada pukul 08:00 WIB.

Dalam Penyuluhan ini, mahasiswa memberikan materi PHBS yang meliputi cara cuci tangan pakai sabun (CTPS), cara menjaga kebersihan gigi dan kuku.

Untuk memancing daya tarik anak-anak terhadap penyuluhan yang diberikan, mahasiswa mengajak anak-anak beryanyi 6 langkah cuci tangan menurut  World Health Organization (WHO) dan demonstrasi cara cuci tangan di lapangan.

Selain melakukan penyuluhan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pemberian obat cacing massal kepada anak-anak SDN 005 Pasir Batu Mandi sebagai agenda bulan cacing nasional.

Pemberian obat cacing massal yang diadakan ini merupakan bentuk kerjasama mahasiswa UNRI dengan Puskemas Sei Parit sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak. Pemberian obat cacing diberikan kepada seluruh anak-anak SDN 005 desa Pasir Batu Mandi dari kelas 1 sampai kelas 6.

Pada sesi akhir acara, pihak Puskesmas Sei Parit melalui Evi selaku penanggung jawab kegiatan pemberian obat cacing menyampaikan apresiasinya, atas kerjasama yang dilakukan dan kegiatan penyuluhan PHBS yang ditaja oleh Kukerta UR 2019.

"Alhamdulillah dengan adanya kerjasama ini kita sangat membantu sekali dan terkontrol dalam agenda bulan nasional pemberian obat cacing massal ini. Karena biasanya kita kerepotan melihat SDM yang sedikit dan juga susahnya memberikan obat cacing kepada anak-anak. Kegiatan seperti ini sudah sangat bagus karena anak-anak disini belum banyak paham soal lingkungan dan kebersihan cuci tangan," ungkapnya. (rls)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)