Seorang Ibu Tewas Ditimpa Buah Sawit Saat Membantu Suaminya Panen di PT IIP

datariau.com
2.583 view
Seorang Ibu Tewas Ditimpa Buah Sawit Saat Membantu Suaminya Panen di PT IIP
Youtube
ILUSTRASI. Seorang perempuan tengah memanen buah sawit.

PANGKALANKERINCI, datariau.com - Seorang pemanen Tandan Buah Segar (TBS) PT Inti Indosawit kabupaten Pelalawan tewas setelah tertimpa buah sawit ukuran jumbo.

Peristiwanya terjadi Jumat lalu (27/8/2016) di kebun PT Indosawit blok 91 D III desa Lalang Kabung kecamatan Pelalawan.

Informasi yang dirangkum, korban tewas ini diketahui bernama Yuliana Lase (28) berdomisili di perumahan PT Indosawit Eko III desa Lalang Kabung kecamatan Pelalawan.

Sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban menemani suaminya bernama Arianto Zebua melakukan panen TBS di perkebunan PT Indosawit. Korban kala itu bermaksud membantu sang suami yang sedang istirahat. Peran sang suami pun dilakukan korban dengan cara mengambil TBS menggunakan egrek.

Tak pelak. Secepat kilat TBS ukuran jumbo jatuh dan menimpa pada bagian punggung korban. Saat itu juga korban tidak sadarkan diri. Suami korban yang tidak berada jauh dari kejadian melarikan korban ke klinik perusahaan untuk mendapatkan pertolongan.

Hanya saja kala itu, luka yang diderita korban cukup parah, memaksa pihak klinik merujuk ke rumah sakit Efarina Pangkalan Kerinci. Bahkan pihak RS Efarina merujuk korban ke RS Arifin Ahmad Pekanbaru.

Mujur tak dapat ditolak, malang tak dapat dihindari. Upaya medis yang dilakukan pertolongan kepada korban sudah maksimal namun Sang Pencipta berkata lain. Akibat peristiwa ini, korban menghembuskan nafas terakhir.

Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Herman Pelani, Jumat (2/9/2016) membenarkan peristiwa ini. Pihaknya sudah memintai keterangan pihak terkait atas insiden tersebut.

Hingga berita ini dimuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Indosawit. Riauterkini.com sudah berusaha menghubungi Humas perusahan melalui pesan singkat, akan tetapi belum ada jawaban.

Editor
: Ummu SH
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)