SMM PANEL INDO

Menapak Tilas Semarak 17 Agustus, Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44 Ukir Sejarah sebagai Paskibra di Desa Laksamana

datariau.com
87 view
Menapak Tilas Semarak 17 Agustus, Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44 Ukir Sejarah sebagai Paskibra di Desa Laksamana
Foto: Ist.
Sejumlah mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44 dipercaya sebagai Paskibra pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung di pelataran Kantor Desa Laksamana.

SIAK, datariau.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi salah satu momen berkesan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 44 yang melaksanakan pengabdian di Desa Laksamana.

Bukan sekadar hadir sebagai peserta atau tamu undangan, sejumlah mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44 dipercaya mengambil peran sebagai bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung di pelataran Kantor Desa Laksamana.

Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman istimewa sekaligus bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan sosial masyarakat selama menjalankan program pengabdian di desa.

Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 39 Edukasi Pelajar tentang Bahaya HIV, Seks Bebas, dan Penggunaan Gadget


Jauh sebelum upacara berlangsung, para mahasiswa yang ditunjuk sebagai anggota Paskibra harus membagi waktu antara menjalankan berbagai program kerja KKN dan mengikuti latihan baris-berbaris. Latihan dilakukan secara rutin untuk memastikan setiap gerakan, formasi, hingga prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih dapat berjalan dengan tertib dan khidmat.

Dalam proses persiapan tersebut, mahasiswa KKN UMRI juga berkolaborasi dengan pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Laksamana. Latihan bersama yang dilakukan setiap sore tidak hanya membentuk kekompakan dalam barisan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dengan generasi muda setempat.

Kedisiplinan, ketepatan waktu, kekompakan, serta rasa tanggung jawab menjadi nilai yang terus ditanamkan selama proses latihan. Di bawah terik matahari, para peserta tetap berlatih dengan penuh semangat demi memberikan penampilan terbaik pada hari pelaksanaan upacara.

Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 120 Gelar Workshop CES MORINGA Bersama Posyandu Kasih Ibu di Desa Subarak


Ketika 17 Agustus tiba, hasil latihan tersebut terlihat dalam pelaksanaan upacara. Dengan langkah tegap dan formasi yang rapi, pasukan pengibar bendera menjalankan tugasnya dengan penuh konsentrasi. Sang Merah Putih pun berhasil dikibarkan dengan lancar di hadapan peserta upacara.

Momen tersebut disaksikan oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, pemuda, serta warga Desa Laksamana yang hadir mengikuti rangkaian upacara kemerdekaan.

"Menjadi bagian dari pengibar bendera di desa tempat kami mengabdi adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Keringat selama latihan terbayar lunas saat melihat Sang Merah Putih berkibar sempurna di ujung tiang. Ini bukan sekadar tugas, melainkan wujud nyata cinta kami pada tanah air dan dedikasi kami untuk Desa Laksamana," ujar salah seorang mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44.

Baca juga:Bentengi Siswa dari Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN Kelompok 12 UMRI Gelar Sosialisasi dan Kenalkan PMB di SMAN 2 Mempura


Usai prosesi upacara, rasa bangga dan lega terpancar dari wajah para anggota Paskibra. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama sebagai kenangan selama menjalani masa pengabdian di Desa Laksamana.

Dalam dokumentasi tersebut terlihat mahasiswa yang bertugas sebagai Paskibra mengenakan seragam putih lengkap dengan peci hitam. Mereka berdiri berdampingan dengan rekan-rekan mahasiswa KKN lainnya yang mengenakan jas almamater UMRI.

Foto bersama itu menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan Kelompok 44. Perbedaan peran selama kegiatan tidak mengurangi semangat untuk saling mendukung sebagai satu tim dalam menjalankan berbagai program pengabdian di tengah masyarakat.

Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44, keterlibatan sebagai Paskibra bukan hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan. Pengalaman tersebut juga menjadi ruang pembelajaran mengenai arti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme.

Penulis
: Hemalini Rahayu
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)