SMM PANEL INDO

Saat Ekonomi Sulit, Banyak Saudara Kita Menahan Lapar, Bantulah Mereka yang Tidak Meminta-minta

datariau.com
113 view
Saat Ekonomi Sulit, Banyak Saudara Kita Menahan Lapar, Bantulah Mereka yang Tidak Meminta-minta

DATARIAU.COM - Ada orang yang hari ini tersenyum di hadapan kita, padahal semalam ia menangis karena memikirkan bagaimana keluarganya makan esok hari.

Ada ayah yang tetap berangkat bekerja meski badan sakit ataupun orang-orang sedang libur bersama keluarga.

Ada ibu di kedai warung yang berkali-kali menghitung uang belanja, lalu mengembalikan sebagian barang ke rak karena tidak sanggup membelinya.

Ada orang tua yang menunda membeli obat untuk dirinya sendiri agar uang yang tersisa bisa digunakan memenuhi kebutuhan keluarga.

Ada pedagang kecil yang sejak pagi menunggu pembeli, tetapi hingga sore dagangannya hampir tidak laku.

Ada keluarga yang rumahnya tampak baik-baik saja, anak-anaknya tetap tersenyum, tetapi di balik pintu rumah mereka sedang berjuang keras mempertahankan kehidupan.

Dan yang paling menyedihkan, kita yang memiliki kecukupan bahkan berlebihan harta tidak peka dan tidak mengetahui penderitaan saudara kita, karena memang mereka tidak pernah meminta-minta.

Baca juga:Saat Ekonomi Semakin Sulit, Solusinya Kuatkan Tauhid


Mereka tidak membuat status untuk mengeluhkan keadaan.

Tidak mengetuk pintu rumah orang kaya.

Tidak mengirim pesan meminta pinjaman.

Tidak menceritakan kesulitan kepada teman.

Mereka memilih diam.

Mereka memilih tetap bekerja dan berusaha sekuat.

Mereka memilih bersabar.

Dan ketika semua jalan terasa sempit, mereka membawa keluh kesahnya kepada Allah Ta'ala.

Mereka tidak mengadu kepada manusia, tetapi mengadu kepada Rabb semesta alam.

Di sinilah hati kita seharusnya mulai bertanya: Sudahkah kita benar-benar memperhatikan orang-orang seperti ini?

Orang yang Pantas Dibantu


Kesalahan kita terkadang adalah menganggap orang miskin hanya mereka yang datang meminta.

Padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan penjelasan yang sangat penting tentang siapa orang miskin yang sesungguhnya.

Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Orang miskin bukanlah orang yang berkeliling meminta-minta kepada manusia, lalu ia mendapatkan sesuap atau dua suap makanan dan satu atau dua butir kurma. Akan tetapi, orang miskin adalah orang yang tidak mendapatkan kecukupan untuk memenuhi kebutuhannya, namun keadaannya tidak diketahui sehingga ia diberi sedekah, dan ia tidak meminta-minta kepada manusia." Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.

Perhatikan baik-baik. "Keadaannya tidak diketahui sehingga ia diberi sedekah." Artinya, ada orang miskin yang tidak mudah dikenali.

Baca juga:Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi: Menjaga Nafkah Keluarga Tetap Halal


Mereka tidak terlihat seperti orang miskin.

Mereka mungkin berpakaian rapi.

Masih bekerja.

Masih tersenyum.

Masih berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya.

Namun penghasilannya tidak mencukupi.

Mereka hanya tidak meminta-minta dan tidak menampakkan kesusahan hidupnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)