SMM PANEL INDO

Kelompok KKN 61 UMRI Hadirkan Langkah Nyata Menjaga Mangrove Kampung Bunsur melalui Teknologi Digital

datariau.com
67 view
Kelompok KKN 61 UMRI Hadirkan Langkah Nyata Menjaga Mangrove Kampung Bunsur melalui Teknologi Digital
Foto: Ist.
Kelompok 61 KKN UMRI dalam kegiatan monitoring kondisi pohon mangrove bersama organisasi mangrove setempat, Kamis (20/8/2026).

SIAK, datariau.com - Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kelompok 61 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tahun 2026 turut mengambil bagian melalui kegiatan monitoring kondisi pohon mangrove bersama organisasi mangrove setempat, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pemantauan ekosistem mangrove.

Tidak sekadar menyusuri kawasan mangrove dan mengamati kondisi pepohonan, Kelompok KKN 61 UMRI melakukan pendataan secara langsung di lapangan dengan memanfaatkan aplikasi PIJAK. Penggunaan aplikasi tersebut memungkinkan proses monitoring dilakukan secara lebih terukur dan terdokumentasi.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 62 Dorong Digitalisasi Kampung Bunsur, Bangun Workspace dan Media Sosial Resmi


Dalam kegiatan monitoring, setiap pohon mangrove yang menjadi objek pengamatan dicatat berdasarkan sejumlah indikator. Di antaranya kondisi kesehatan tanaman, tinggi pohon, bentuk atau morfologi tanaman, kondisi daun, serta ada atau tidaknya pertumbuhan yang menunjukkan kondisi tidak normal.

Data yang diperoleh dari lapangan selanjutnya menjadi gambaran mengenai kondisi mangrove di wilayah yang dipantau. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemantauan kondisi tanaman dari waktu ke waktu.

Bagi Kelompok 61 KKN UMRI, penggunaan teknologi dalam kegiatan monitoring bukan sekadar aktivitas memasukkan data ke dalam aplikasi. Setiap catatan dan hasil pengamatan terhadap pohon mangrove menjadi bagian dari upaya memahami kondisi ekosistem pesisir secara lebih baik.

Baca juga:Kembangkan Potensi Lokal, KKN UMRI 155 Kenalkan Program UMKM hingga Santripreneur di Desa Petani


Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi habitat bagi berbagai jenis biota, kawasan mangrove juga berfungsi sebagai salah satu benteng alami wilayah pesisir dan memiliki peran dalam menjaga lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, pemantauan kondisi mangrove menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan tanaman, mengidentifikasi kondisi yang perlu mendapat perhatian, serta mendukung upaya pelestarian dalam jangka panjang.

Kegiatan Kelompok 61 KKN UMRI bersama organisasi mangrove di Kampung Bunsur juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, komunitas lingkungan, dan teknologi.

Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dilakukan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi keberlanjutan lingkungan.

Penulis
: Miftahul Jannah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)