BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 Desa Pematang Duku menggelar program edukasi bertajuk "Gambut Explorer: Pembelajaran Mengenal Lahan Gambut dan Mitigasi Bencana" di SD Negeri 37 Bengkalis, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga lahan gambut sekaligus mengenalkan langkah-langkah mitigasi bencana sejak usia dini.
Program edukasi tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penyampaian materi secara langsung mengenai karakteristik lahan gambut, manfaatnya bagi lingkungan, hingga berbagai ancaman yang dapat muncul akibat kerusakan ekosistem gambut.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai potensi bencana yang sering terjadi di kawasan gambut, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kerusakan ekosistem. Mahasiswa juga menjelaskan berbagai upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun mengurangi dampak bencana tersebut.
Baca juga:Mahasiswa KKN Universitas Riau Kenalkan Biopori sebagai Solusi Genangan di Lahan Cabai Desa Ketam Putih
Agar proses belajar lebih menarik, mahasiswa KUKERTA memanfaatkan media pembelajaran interaktif yang memudahkan siswa memahami materi. Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi kuis berlangsung, di mana para siswa diajak menguji pengetahuan mereka mengenai lahan gambut dan upaya pelestariannya.
Program "Gambut Explorer" dilaksanakan oleh mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Pematang Duku yang terdiri atas Radit Maulana, Annisa Zulfiani, Dava Okta Mozanda, Daniel Marbun, Rosalina Seprianti Br. Rambe, Riska Putri Wardani, Dinda Bulqis Dwi Handayani, Lintang Dwi Maynaia, Feony Adhari, dan Muhammad Syukri Azhari.
Kegiatan ini mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Rina Susanti, S.Sos., M.Si.
Ketua KUKERTA Berdampak UNRI Desa Pematang Duku, Muhammad Syukri Azhari, mengatakan edukasi lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam, khususnya di wilayah yang didominasi lahan gambut.
Baca juga:Pentingnya Menjaga Lahan Gambut di Riau
"Melalui kegiatan Gambut Explorer, kami berharap siswa-siswi SD Negeri 37 Bengkalis dapat memahami pentingnya menjaga lahan gambut dan mengetahui langkah-langkah mitigasi bencana sejak dini. Edukasi seperti ini diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan sekitar mereka, terutama di kawasan tanah gambut," ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KUKERTA Universitas Riau dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi yang aplikatif dan relevan dengan kondisi daerah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap pengetahuan yang diperoleh para siswa tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kesadaran untuk menjaga kelestarian lahan gambut dan mencegah terjadinya bencana lingkungan dapat terus tumbuh sejak usia sekolah.***
Baca juga:Dosen Agroteknologi UNRI Adakan Penyuluhan Untuk Petani Sawit di Desa Sungai Majo Rokan Hilir