PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Fisip Berdampak untuk Negeri (FBN) Universitas Riau yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Air Hitam menggelar kegiatan Gerakan Cegah Stunting (GENTING) di Posyandu Matahari, RW 03, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa FBN Universitas Riau, kader Posyandu Matahari, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Payung Sekaki. Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga terlibat langsung membantu pelaksanaan pelayanan rutin posyandu.
Baca juga:Baru
Dua Pekan Mengabdi, Mahasiswa KUKERTA UNRI Hidupkan Desa Karya Indah
melalui Program Pendidikan, Kesehatan, dan Digitalisasi
Sejak pagi, mahasiswa membantu berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan balita, mulai dari pengukuran lingkar kepala, penimbangan berat badan, hingga pengukuran tinggi badan. Tidak hanya itu, mereka juga membantu pelayanan kesehatan bagi lansia melalui penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar perut.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap ibu hamil dilakukan melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan penimbangan berat badan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi GENTING yang dibuka oleh pembawa acara dan menghadirkan narasumber dari Puskesmas Payung Sekaki, Regina Timaseri Ginting, S.K.M., yang bertugas di bidang gizi.
Baca juga:Mahasiswa
FBN Universitas Riau Gelar Workshop CharmCraft, Dorong Kreativitas dan
Peluang Usaha bagi Ibu-Ibu PKK Sidomulyo Timur
Dalam pemaparannya, Regina menjelaskan berbagai aspek penting mengenai stunting, mulai dari pengertian, faktor penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, hingga langkah-langkah pencegahan sejak masa kehamilan sampai anak memasuki usia dua tahun atau periode 1.000 HPK.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa pemenuhan gizi yang baik sejak dini menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat serta berkualitas.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pencegahan stunting, mahasiswa FBN Universitas Riau juga memperkenalkan olahan pangan bergizi berupa puding daun kelor yang dibagikan kepada anak-anak yang hadir di Posyandu Matahari.
Baca juga:Mahasiswa KKN FISIP UNRI Edukasi Pencegahan Stunting dan Bagikan PMT kepada 40 Balita di Rumbai Bukit
Daun kelor dipilih karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti vitamin, mineral, dan zat besi yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber selama sesi diskusi. Untuk menambah semangat peserta, panitia juga membagikan doorprize kepada ibu-ibu yang aktif mengikuti kegiatan.