BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) menggelar pelatihan kreatif daur ulang limbah bersama siswa-siswi SD Negeri 43 Bengkalis, Desa Kelemantan Barat, pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya sampah plastik bagi lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai guna.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang dikemas secara interaktif. Tidak hanya memberikan materi mengenai pengelolaan sampah, mahasiswa Kukerta juga mengajak para siswa mempraktikkan secara langsung proses mengubah limbah plastik menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi yang diikuti seluruh siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI. Dalam sesi ini, mahasiswa Kukerta menjelaskan dampak negatif sampah plastik yang dibuang sembarangan terhadap lingkungan, seperti pencemaran tanah, sungai, hingga laut yang dapat mengganggu ekosistem.
Baca juga:Mahasiswa
KUKERTA Berdampak UNRI Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Kelapa Sawit
untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Sungai Lala
Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan pentingnya menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) sebagai langkah sederhana dalam mengurangi jumlah sampah plastik. Mahasiswa memberikan contoh berbagai bentuk pemanfaatan limbah plastik yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar, salah satunya mengolah tutup botol plastik bekas menjadi kerajinan bernilai guna.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan gantungan kunci yang diikuti siswa kelas IV hingga kelas VI. Dengan memanfaatkan tutup botol plastik bekas sebagai bahan utama, para peserta diajak berkreasi membuat gantungan kunci dengan berbagai bentuk dan desain sesuai imajinasi mereka.
Mahasiswa Kukerta mendampingi setiap kelompok siswa mulai dari proses menyiapkan bahan, merangkai komponen, hingga menyelesaikan hasil karya. Pendampingan tersebut dilakukan agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik sekaligus memahami bahwa barang bekas masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali.
Baca juga:Mahasiswa KKN UNRI Desa Candirejo Gelar Nonton Film Edukasi dan Permainan Tradisional untuk Bentuk Karakter Anak
Suasana pelatihan berlangsung penuh antusias. Para siswa tampak bersemangat memilih warna, menghias, dan menyusun gantungan kunci hasil kreasi mereka. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengalaman baru dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai guna.
Mahasiswa Kukerta berharap praktik sederhana tersebut mampu menanamkan kebiasaan positif kepada siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sejak usia dini. Dengan memahami bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali, diharapkan mereka tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah di rumah maupun di sekolah.
Selain menjadi media pembelajaran mengenai pengelolaan sampah, kegiatan ini juga melatih kreativitas, keterampilan motorik, serta kemampuan siswa dalam menciptakan produk dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Ajarkan Daur Ulang Limbah dan Budaya Menabung kepada Siswa SDN 43 Bengkalis
Program pelatihan kreatif daur ulang limbah ini merupakan salah satu program kerja Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Rina Susanti, S.Sos., M.Si.
Melalui program tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dengan menggabungkan edukasi lingkungan, kreativitas, dan pemanfaatan limbah sebagai media pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.