SMM PANEL INDO

Jumat Hari Istimewa, Perbanyak Membaca Al-Quran, Zikir dan Do'a

datariau.com
88 view
Jumat Hari Istimewa, Perbanyak Membaca Al-Quran, Zikir dan Do'a

PEKANBARU, datariau.com - Hari Jumat merupakan hari yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Kaum muslimin dianjurkan untuk memuliakan hari tersebut dengan memperbanyak amal ibadah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Keutamaan hari Jumat hendaknya menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah. Jangan sampai hari yang penuh keberkahan ini berlalu begitu saja tanpa diisi dengan amal saleh.

Salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an, termasuk membaca surat Al-Kahfi.

Para ulama menyebutkan anjuran membaca surat Al-Kahfi berdasarkan hadits dari Abu Sa’id Al-Khudhri radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An-Nasa’i dan Al-Baihaqi. Syaikh Al-Albani menilai hadits ini shahih dalam Shahihul Jami’ no. 6470).

Baca juga:Kupas Tuntas Keistimewaan Hari Jumat: Merugi Jika Disia-siakan


Waktu membaca surat Al-Kahfi tidak terbatas ketika seseorang berada di masjid atau setelah pelaksanaan shalat Jumat. Yang dimaksud dengan hari Jumat adalah sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Dengan demikian, seorang muslim dapat membaca surat Al-Kahfi setelah shalat Subuh, sebelum berangkat ke masjid, setelah shalat Jumat, maupun setelah shalat Ashar. Semuanya termasuk dalam rentang waktu hari Jumat.

Selain membaca Al-Qur’an, seorang muslim juga dianjurkan memperbanyak dzikir kepada Allah Ta’ala dan berdoa.

Bagi seseorang yang belum mampu membaca Al-Qur’an, kesempatan untuk meraih pahala tetap terbuka lebar. Ia dapat mengisi waktunya dengan berdzikir, mengingat Allah Ta’ala, serta memperbanyak doa.

Hari Jumat juga memiliki waktu yang istimewa, yaitu waktu dikabulkannya doa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Di hari Jum’at terdapat suatu waktu, yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri melaksanakan shalat, kemudian dia memanjatkan suatu doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.” (HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 2006).

Baca juga:Sering Terjadi, Inilah Kesalahan Saat Masuk Masjid Shalat Jumat


Para ulama berbeda pendapat mengenai kapan tepatnya waktu tersebut. Di antara pendapat yang dinilai paling kuat adalah bahwa waktu tersebut berada setelah shalat Ashar hingga menjelang terbenamnya matahari.

Karena itu, hendaknya seorang muslim tidak menyia-nyiakan waktu menjelang Maghrib pada hari Jumat. Perbanyaklah doa dengan penuh harap kepada Allah Ta’ala, memohon ampunan, kebaikan dunia dan akhirat, serta segala kebutuhan yang baik.

Perbanyak Shalawat kepada Rasulullah


Amalan lain yang sangat dianjurkan pada hari Jumat adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama adalah hari Jum’at.”

Dalam hadits tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memerintahkan umatnya untuk memperbanyak shalawat pada hari Jumat karena shalawat umatnya akan disampaikan kepada beliau. (HR. Abu Dawud no. 1047, An-Nasa’i no. 1374, Ibnu Majah no. 1636 dan lainnya. Dinilai shahih oleh Al-Albani).

Baca juga:5 Orang yang Tidak Mendapatkan Pahala Salat Jumat, Nomor 5 Sering Terjadi Tanpa Disadari


Maka, ketika memiliki waktu luang pada hari Jumat, jangan hanya mengisinya dengan aktivitas duniawi. Perbanyaklah membaca shalawat, berdzikir, membaca Al-Qur’an dan berdoa.

Jangan Sampai Mengantuk Saat Jumatan


Ada satu hal yang juga perlu diperhatikan ketika seorang muslim telah berada di masjid untuk melaksanakan shalat Jumat, yaitu menjaga perhatian ketika khutbah berlangsung.

Sebagian orang mungkin datang lebih awal ke masjid, melaksanakan shalat sunnah, kemudian merasa mengantuk dan tertidur sebelum atau ketika khutbah berlangsung.

Padahal, khutbah Jumat merupakan bagian penting dari pelaksanaan ibadah Jumat yang semestinya didengarkan dengan baik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petunjuk bagi orang yang mengantuk ketika berada di masjid. Beliau bersabda “Apabila salah seorang mengantuk di dalam masjid (ketika khutbah Jumat), hendaknya dia pindah tempat duduk ke tempat duduk yang lain.” (HR. Abu Dawud no. 1119, dinilai shahih oleh Al-Albani).

Baca juga:Salat Jumat Menjadi Sia-sia Karena Main Handphone Saat Mendengarkan Khutbah


Berpindah tempat dapat menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa kantuk dan mengembalikan perhatian. Jangan sampai rasa mengantuk membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan nasihat dan ilmu yang disampaikan dalam khutbah.

Jadikan Jumat sebagai Hari Memperbaiki Diri


Hari Jumat bukan sekadar hari untuk melaksanakan shalat Jumat. Di balik keutamaannya, terdapat kesempatan besar bagi seorang muslim untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Membaca Al-Qur’an, membaca surat Al-Kahfi, memperbanyak dzikir, memperbanyak doa, bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta bersungguh-sungguh mendengarkan khutbah merupakan bagian dari upaya mengisi hari Jumat dengan kebaikan.

Jangan sampai kesibukan dunia membuat kita lupa bahwa waktu terus berjalan. Jumat yang hari ini kita temui belum tentu kembali kita jumpai pada pekan berikutnya.

Karena itu, manfaatkanlah hari Jumat sebaik-baiknya. Perbanyak amal saleh, tinggalkan perkara yang sia-sia, dan berharaplah hanya kepada Allah Ta’ala.

Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk memuliakan hari Jumat dengan amalan yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan setiap Jumat sebagai momentum untuk semakin dekat kepada-Nya. Wallahu Ta’ala a’lam.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)