SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 52 Edukasi Siswa Manfaatkan Sampah Tutup Botol Jadi Barang Bernilai

datariau.com
94 view
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 52 Edukasi Siswa Manfaatkan Sampah Tutup Botol Jadi Barang Bernilai
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 52 menggelar sosialisasi edukasi pemanfaatan sampah tutup botol menjadi barang bernilai di SDN 05 Pusako, Jumat (14/8/2026).
SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 52 menggelar sosialisasi edukasi pemanfaatan sampah tutup botol menjadi barang bernilai di SDN 05 Pusako, Kampung Dusun Pusaka, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN UMRI terhadap persoalan lingkungan, khususnya dalam mengurangi sampah plastik melalui gerakan daur ulang sederhana yang dapat dipraktikkan sejak usia sekolah dasar.

Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas di sekitar mereka menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 52 terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Para siswa diperkenalkan pada berbagai permasalahan yang ditimbulkan sampah plastik, termasuk tutup botol yang kerap dianggap sebagai sampah kecil, namun tetap dapat menjadi sumber pencemaran apabila tidak dikelola dengan baik.

Mahasiswa menjelaskan bahwa sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami. Karena itu, diperlukan langkah sederhana seperti memilah, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat gantungan kunci dari sampah tutup botol plastik. Mahasiswa KKN UMRI memberikan pendampingan secara langsung kepada siswa dan menjelaskan setiap tahapan pembuatannya.

Tutup botol terlebih dahulu dicacah menjadi bagian-bagian kecil. Potongan tersebut kemudian diletakkan di atas baking paper dan dipanaskan menggunakan setrika hingga meleleh dan menyatu. Setelah itu, hasil lelehan dilepaskan dari baking paper dan dicetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Tahap berikutnya, hasil cetakan dirapikan dan dilubangi pada salah satu bagian untuk dipasangi pengait gantungan kunci. Dengan proses tersebut, sampah tutup botol yang sebelumnya tidak terpakai dapat diubah menjadi kerajinan sederhana yang menarik.

Untuk meningkatkan kreativitas siswa, mahasiswa memberikan kebebasan kepada mereka dalam memilih kombinasi warna tutup botol maupun bentuk cetakan. Para siswa terlihat antusias menentukan warna dan bentuk yang mereka inginkan sebelum memprosesnya menjadi gantungan kunci.

Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi kelas 4 SDN 05 Pusako. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan kerajinan.

Dengan pendampingan mahasiswa KKN, para siswa berkesempatan mempraktikkan langsung setiap tahapan hingga menghasilkan gantungan kunci yang dapat mereka bawa pulang sebagai hasil karya.

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 52 berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Edukasi ini juga diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dalam mengelola sampah plastik serta melatih kreativitas dan keterampilan anak-anak.

Sosialisasi pemanfaatan sampah tutup botol tersebut menjadi salah satu program kerja KKN UMRI Kelompok 52 selama melaksanakan pengabdian di Kampung Dusun Pusaka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap kepedulian terhadap lingkungan yang telah ditanamkan kepada siswa dapat terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun dalam kehidupan sehari-hari.***

Penulis: Kelompok 52 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)