Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Ngaso Manfaatkan Barang Bekas Menjadi Vertikal Garden

datariau.com
1.597 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Ngaso Manfaatkan Barang Bekas Menjadi Vertikal Garden

ROHUL, datariau.com - Lewat botol bekas, mahasiswa Kukerta UNRI di desa Ngaso kecamatan Ujung Batu kabupaten Rokan Hulu membuat kebun vertikal (vertical garden) dan celengan.

Hal tersebut dilakukan guna memenuhi program kerja (proker) yang telah dipersiapkan. Hal ini disambut baik oleh warga desa setempat.

Di lansir dari Wikipedia, kebun vertikal atau sering disebut pula dengan dinding hijau, dinding hidup, biowalls, atau ecowalls adalah metode bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang sempit dan terbatas dengan menggunakan dinding atau ruang secara vertikal dengan menutupinya dengan tumbuhan yang tumbuh di atas media tanam.

Media tanam yang digunakan dalam hal ini ialah botol plastik bekas. Dan tumbuhan yang dipilih oleh mahasiswa kukerta yakni bunga pukul sembilan.

Karena penanaman dan perawatan yang mudah membuat tanaman ini dipilih. Dalam proses pembuatan taman vertikal ini seluruh anggota bekerja keras hampir kurang lebih tiga hari.

Hari pertama dimulai dengan mengumpulkan botol-botol dan memotong serta melubangi agar proses penanaman mudah.

Hari kedua dilanjutkan dengan penanaman bunga. Hari ketiga mahasiswa kukerta mulai memaku seluruh tanaman ke tembok pagar di depan kantor PKK (Penggerak Kesejahteraan Keluarga) dan posyandu.

Selain membuat vertikal garden, mahasiswa kukerta juga menambahkan beberapa tanaman lain di halaman sekitar kantor PKK.

Selama proses pembuatan vertikal garden mahasiswa kukerta diawasi dan dibantu langsung oleh ketua penggerak PKK desa Ngaso.

Selain vertikal garden ada juga celengan yang juga manfaatkan botol plastik bekas.

Celengan ditujukan untuk anak-anak di desa Ngaso. Celengan dibuat langsung oleh anak-anak didampingi mahasiswa kukerta.

Pembuatan celengan ini juga sebagai bentuk edukasi menabung bagi anak-anak. Kegiatan berlangsung selama satu hari di posko. (*)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)