Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Cegah Diabetes Melitus Lewat Pemanfaatan TOGA

datariau.com
93 view
Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Cegah Diabetes Melitus Lewat Pemanfaatan TOGA
Foto: Annisa Putri
Mahasiswa menggelar sosialisasi mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus yang dipadukan dengan edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif pendukung kesehatan.

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) di Desa Teluk Pambang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program edukasi berkelanjutan. Kali ini, mahasiswa menggelar sosialisasi mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus yang dipadukan dengan edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif pendukung kesehatan.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari program sebelumnya tentang pemanfaatan TOGA dan terlaksana berkat kolaborasi antara Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau dengan Puskesmas Pambang. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat sekaligus memanfaatkan potensi tanaman obat yang tersedia di lingkungan sekitar.

Sekretaris Desa Teluk Pambang, Mahardi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang dinilai mampu menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sekaligus memanfaatkan tanaman obat keluarga yang banyak tersedia di lingkungan sekitar," ujarnya.

Baca juga:Mahasiswa KKN Universitas Riau Kenalkan Biopori sebagai Solusi Genangan di Lahan Cabai Desa Ketam Putih


Sementara itu, Ketua Kukerta Berdampak UNRI Desa Teluk Pambang, Yahya Andreansyah, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari program edukasi TOGA yang telah lebih dahulu dilaksanakan.

Menurutnya, mahasiswa ingin masyarakat tidak hanya mengenal berbagai jenis tanaman obat, tetapi juga memahami manfaatnya sebagai pendukung upaya pencegahan maupun pengelolaan penyakit diabetes melitus.

"Kami berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, baik dalam menjaga pola hidup sehat maupun memanfaatkan tanaman obat keluarga secara tepat dan bijaksana," katanya.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Kenalkan Ecoprint kepada Anak-anak Desa Kelemantan Barat


Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh dr. Andri Wijaya dari Puskesmas Pambang. Ia memberikan pemahaman komprehensif mengenai diabetes melitus, mulai dari pengertian penyakit, faktor risiko, gejala, hingga komplikasi yang dapat ditimbulkan apabila tidak ditangani dengan baik.

Selain itu, dr. Andri juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan pola makan, rutin beraktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan.

Selanjutnya, edukasi mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga disampaikan oleh apt. Khairun Nisa, S.Farm. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai jenis tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kesehatan, teknik pengolahan yang benar, serta pentingnya penggunaan obat herbal sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Ia juga mengingatkan bahwa tanaman herbal berfungsi sebagai pendukung kesehatan dan tidak boleh menggantikan pengobatan medis yang telah direkomendasikan oleh tenaga kesehatan profesional.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache dari Limbah Kulit Nanas di Desa Aliantan


Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat, di antaranya Bhabinkamtibmas Teluk Pambang Aiptu M. Haris, Ketua BPD Rupiah, Direktur BUMDesa Gading Emas Muhammad Nazir, para kepala dusun, serta ibu-ibu PKK Desa Teluk Pambang.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait cara mencegah diabetes, menjaga pola hidup sehat, hingga pemanfaatan tanaman obat yang mudah ditanam di pekarangan rumah.

Diskusi interaktif tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Penulis
: Annisa Putri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)