RUMBIO, datariau.com - Kelompok Kukerta Berdampak Khusus Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 menyerahkan seperangkat peralatan teknologi produksi kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Rumbio, Senin (20/7/2026). Penyerahan bantuan tersebut sekaligus menandai dimulainya produksi tahap II olahan frozen food berupa bakso dan nugget berbahan dasar ikan patin di rumah produksi KUB Desa Rumbio.
Peralatan yang diserahkan merupakan hasil Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Bantuan tersebut meliputi mesin penggiling daging, alat pencetak bakso, mesin vacuum sealer, serta freezer yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi KUB dalam mengembangkan usaha olahan ikan patin berbasis teknologi.
Prosesi penyerahan alat berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta Berdampak Khusus UNRI, Bunga Chintia Utami, S.IP., M.E., bersama Ketua KUB Desa Rumbio, Sri Wahyuni, S.Pd., serta anggota kelompok usaha.
Baca juga:Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasi Pupuk Organik Cair di Desa Rumbio Kampar
Setelah serah terima, mahasiswa Kukerta memberikan demonstrasi penggunaan setiap peralatan kepada anggota KUB sebagai bagian dari pengenalan standar operasional prosedur (SOP) penggunaan alat yang aman dan efektif. Dalam kesempatan itu, Bunga Chintia Utami turut mendampingi sekaligus mempraktikkan langsung cara mengoperasikan mesin penggiling daging, alat pencetak bakso, hingga mesin vacuum sealer bersama mahasiswa dan anggota KUB.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan produksi tahap II pembuatan bakso dan nugget ikan patin menggunakan peralatan baru. Mahasiswa dan anggota KUB bekerja sama menjalankan seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku, penggilingan daging ikan patin, pencetakan produk, pengemasan menggunakan mesin vacuum sealer, hingga penyimpanan dalam freezer.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu membuat proses produksi menjadi lebih efektif, higienis, serta menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan metode pengolahan sebelumnya.
Baca juga:Mahasiswa FEB UNRI Jalankan Kukerta Berdampak Khusus di Desa Rumbio, Fokus Kembangkan Olahan Ikan Patin Bernilai Ekonomi
Dosen Pembimbing Lapangan Kukerta Berdampak Khusus UNRI, Bunga Chintia Utami, mengatakan pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas penyerahan bantuan peralatan, tetapi juga memastikan masyarakat mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara mandiri.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap Kelompok Usaha Bersama Desa Rumbio mampu memanfaatkan teknologi yang diberikan secara optimal sehingga dapat meningkatkan kualitas produk, mengembangkan usaha secara mandiri, serta memperkuat peran womenpreneur di Desa Rumbio," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam keberhasilan program pemberdayaan masyarakat, sehingga pendampingan penggunaan teknologi menjadi fokus utama selama pelaksanaan Kukerta.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Dampingi KUB Desa Rumbio Tingkatkan Kualitas Olahan Ikan Patin untuk Cegah Stunting
Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat Kukerta Berdampak Khusus UNRI Tahun 2026 yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan ikan patin menjadi produk frozen food bernilai tambah. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi lokal Desa Rumbio secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing produk usaha masyarakat di pasar yang lebih luas.***