Mahasiswa FEB UNRI Jalankan Kukerta Berdampak Khusus di Desa Rumbio, Fokus Kembangkan Olahan Ikan Patin Bernilai Ekonomi

datariau.com
38 view
Mahasiswa FEB UNRI Jalankan Kukerta Berdampak Khusus di Desa Rumbio, Fokus Kembangkan Olahan Ikan Patin Bernilai Ekonomi
Sebanyak 12 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata Berdampak Khusus Tahun 2026 di Desa Rumbio.

KAMPAR, datariau.com - Sebanyak 12 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (UNRI) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Khusus Tahun 2026 di Desa Rumbio, Kecamatan Kampar. Program pengabdian masyarakat tersebut difokuskan pada pemberdayaan ekonomi warga melalui pengolahan ikan patin menjadi produk frozen food yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Kegiatan pembukaan Kukerta berlangsung di Aula Kantor Desa Rumbio, Kamis (9/7/2026), ditandai dengan pemaparan program kerja mahasiswa serta penyerahan peralatan produksi hasil Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Rumbio.

Program ini menjadi salah satu agenda utama Kukerta Berdampak Khusus UNRI 2026 yang mengusung konsep kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Baca juga:Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Gerakan Membaca Anak Suak Lanjut


Selama sekitar dua jam, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, kegiatan berlangsung dengan pendampingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta Berdampak Khusus UNRI, Bunga Chintia Utami, S.IP., M.E., bersama dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Rahmat Junaidi, S.E., M.M., serta M. Rizwan, B.Ec., M.Ec.

Dalam sambutannya, Bunga Chintia Utami menegaskan bahwa program Kukerta Berdampak Khusus lahir dari kebutuhan untuk mempersempit kesenjangan antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

"Kami melihat terdapat jarak antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dengan adanya potensi yang dimiliki Desa Rumbio serta sebagai bentuk implementasi ilmu dan teori yang telah diperoleh mahasiswa selama perkuliahan, kami ingin membangun kolaborasi bersama masyarakat melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan menjadikannya sebagai womenpreneur yang berkelanjutan," ujarnya.

Baca juga:MSBC Universitas Riau Kembangkan Inovasi Pelet Ikan Berprotein Tinggi


Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui pelatihan, tetapi juga harus dibarengi dengan pendampingan usaha sehingga masyarakat mampu mengelola potensi daerah menjadi produk yang memiliki daya saing.

Ketua Pelaksana Kukerta Berdampak Khusus 2026, Revaldo Joy Pratama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa telah menyiapkan sejumlah program strategis yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas usaha masyarakat.

Sementara itu, Alief Hidayahtullah memaparkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama masa Kukerta. Program tersebut meliputi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi dan penggunaan peralatan, pendampingan pengurusan legalitas usaha, sosialisasi Business Model Canvas (BMC), hingga proses pendampingan sertifikasi halal bagi produk yang dihasilkan.

Baca juga:Pelatihan Kerajinan Lidi Sawit: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Kukerta DPPM UNRI Berdayakan Warga Kuapan Kampar


Melalui program tersebut, mahasiswa berharap Kelompok Usaha Bersama Desa Rumbio mampu menghasilkan produk olahan ikan patin seperti nugget dan bakso yang memenuhi standar mutu sekaligus memiliki daya saing di pasar.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Perwakilan Kepala Desa Rumbio, Hafez Habibi, Ketua Kelompok Usaha Bersama Sri Wahyuni, S.Pd., para kepala dusun, perangkat desa, serta masyarakat yang mengikuti jalannya acara dengan antusias.

Dalam kesempatan itu, Hafez Habibi menyambut baik kehadiran mahasiswa UNRI dan berharap mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Ibu PKK Bengkalis Olah Limbah Kulit Nenas Jadi Minuman Probiotik Bernilai Ekonomi


"Harapannya adik-adik mahasiswa yang melaksanakan Kukerta dapat menganggap Desa Rumbio ini seperti rumah sendiri, sehingga semangat dalam mengembangkan potensi Desa Rumbio bisa berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar," katanya.

Usai kegiatan pembukaan, mahasiswa dijadwalkan langsung memulai aktivitas pengabdian pada Jumat (10/7/2026). Tahap awal difokuskan pada praktik produksi olahan ikan patin menjadi produk frozen food berupa nugget dan bakso.

Penulis
: Revaldo Pratama Zebua
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)