SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 04 Edukasi Siswa SMPN 03 Buantan Besar tentang Pergaulan Sehat

datariau.com
102 view
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 04 Edukasi Siswa SMPN 03 Buantan Besar tentang Pergaulan Sehat
Foto: Ist.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 04 menyelenggarakan sosialisasi edukatif bertajuk “Remaja Cerdas dalam Bergaul” kepada peserta didik SMPN 03 Buantan Besar.

BUANTAN BESAR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 04 menyelenggarakan sosialisasi edukatif bertajuk “Remaja Cerdas dalam Bergaul” kepada peserta didik SMPN 03 Buantan Besar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk membentengi generasi muda dari berbagai dampak negatif akibat interaksi sosial dan lingkungan pergaulan yang tidak sehat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya membangun karakter positif serta menerapkan etika dalam berinteraksi, khususnya pada fase remaja yang penuh dengan perubahan dan tantangan sosial.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 04 mengajak para peserta didik untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bagaimana lingkungan sosial dapat memberikan pengaruh terhadap pembentukan sikap, pola pikir, hingga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: KKN UMRI Kelompok 131 Kenalkan Hidroponik kepada Siswa dan Masyarakat Desa Merangin


Materi yang disampaikan juga mencakup berbagai bentuk kenakalan remaja serta potensi pengaruh negatif yang semakin mudah ditemukan di lingkungan sekitar maupun ruang digital. Beberapa di antaranya adalah cyberbullying, tekanan dari teman sebaya atau peer pressure, serta berbagai perilaku menyimpang yang dapat berdampak terhadap perkembangan karakter dan masa depan remaja.

Mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi menggunakan pendekatan persuasif dan interaktif agar siswa lebih mudah memahami persoalan yang dibahas. Para peserta didik didorong untuk berani menyampaikan pendapat, mengenali persoalan dalam pergaulan, serta memahami cara mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi tekanan dari lingkungan.

Salah satu keterampilan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah komunikasi asertif. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan pendapat, menolak ajakan yang tidak baik, serta mempertahankan batasan diri tanpa harus merendahkan atau menyakiti orang lain.

Baca juga: KKN 113 UMRI Sulap Sampah Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci Indah Bersama Pemuda Desa Sungai Harapan


Selain itu, pengelolaan emosi juga menjadi bagian penting dari materi sosialisasi. Kemampuan mengendalikan emosi dinilai diperlukan agar remaja tidak mudah mengambil keputusan secara impulsif ketika menghadapi konflik, tekanan sosial, maupun persoalan dengan teman sebaya.

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 04 juga mengingatkan para siswa mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Di tengah perkembangan teknologi dan tingginya intensitas penggunaan media sosial oleh generasi muda, siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam membuat, menerima, maupun menyebarkan informasi di ruang digital.

Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari perundungan daring, penyebaran informasi yang belum tentu benar, hingga konflik antarpengguna. Karena itu, para siswa didorong untuk memiliki kesadaran digital sekaligus kemampuan menyaring berbagai pengaruh yang mereka temui di dunia maya.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 65 Laksanakan Pendataan UMKM Desa Pauh Angit Hulu untuk Dukung Wisata Pacu Jalur


Melalui materi tersebut, kegiatan “Remaja Cerdas dalam Bergaul” diharapkan dapat membantu peserta didik membangun ketahanan diri atau self-resilience. Ketahanan diri diperlukan agar remaja mampu menghadapi tekanan lingkungan, menentukan pilihan secara mandiri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai positif ketika berinteraksi dengan orang lain.

Pihak SMPN 03 Buantan Besar menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UMRI tersebut. Sosialisasi dinilai memberikan tambahan wawasan bagi peserta didik sekaligus mendukung upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai edukasi sesaat, tetapi memberikan dampak berkelanjutan dalam membangun budaya pergaulan yang sehat di lingkungan sekolah. Kesadaran siswa mengenai pentingnya saling menghargai, menjaga komunikasi, dan mencegah perundungan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 104 Bantu Pemdes Genduang Sukseskan Rangkaian HUT RI dan Milad Desa


Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 04, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat berbasis edukasi dan pembentukan karakter.

Dengan membekali remaja melalui pengetahuan dan keterampilan sosial sejak dini, program “Remaja Cerdas dalam Bergaul” diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan generasi muda yang lebih percaya diri, bertanggung jawab, mampu mengambil keputusan secara bijak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.***

Penulis
: Rena Elpiana
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)