PAUH ANGIT HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 65 melaksanakan salah satu program kerja unggulan berupa pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pauh Angit Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengidentifikasi dan mengangkat potensi ekonomi lokal sekaligus membantu masyarakat maupun wisatawan menemukan lokasi UMKM yang ada di desa melalui layanan Google Maps.
Program pendataan ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi Desa Pauh Angit Hulu yang berada di kawasan penyelenggaraan budaya Pacu Jalur. Setiap tahunnya, ribuan pengunjung dari berbagai daerah datang ke Kuantan Singingi untuk menyaksikan perlombaan tradisional tersebut sekaligus menikmati kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk unggulan desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 65 turun langsung ke lapangan untuk mendata pelaku UMKM yang menjalankan usaha di Desa Pauh Angit Hulu.
Informasi yang dikumpulkan meliputi nama usaha, jenis produk atau jasa yang ditawarkan, alamat lengkap, lokasi usaha, serta informasi pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk memudahkan pencarian lokasi melalui Google Maps.
Pendataan dilakukan dengan mendatangi sejumlah pelaku usaha secara langsung. Mahasiswa juga berkomunikasi dengan pemilik UMKM untuk memastikan informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi di lapangan.
Data tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam membantu memasukkan dan memperkenalkan lokasi UMKM melalui Google Maps. Dengan demikian, masyarakat dari luar desa yang berkunjung ke Pauh Angit Hulu tidak hanya dapat menikmati Pacu Jalur, tetapi juga lebih mudah menemukan tempat usaha dan produk lokal yang tersedia.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan visibilitas UMKM Desa Pauh Angit Hulu. Kehadiran UMKM di platform digital juga dinilai penting di tengah perkembangan pola pencarian informasi masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi.
Melalui Google Maps, lokasi usaha dapat lebih mudah ditemukan berdasarkan pencarian maupun petunjuk arah. Hal ini berpotensi memperluas jangkauan pasar dan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan konsumen baru, khususnya saat momentum Pacu Jalur berlangsung.
Selain membantu dari sisi promosi, kegiatan pendataan tersebut juga menjadi langkah awal untuk memetakan potensi ekonomi yang dimiliki Desa Pauh Angit Hulu. Data yang tersusun dengan baik dapat menjadi informasi pendukung bagi pemerintah desa maupun pihak terkait dalam merancang program pengembangan UMKM ke depannya.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 65 berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan pendataan semata. Para pelaku UMKM diharapkan dapat terus memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, memperluas pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan generasi muda, potensi wisata budaya Pacu Jalur diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Pauh Angit Hulu.
Program KKN ini sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kegiatan sosial, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis potensi dan teknologi digital.***