KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 yang bertugas di Desa Sungai Manau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar kegiatan Lokakarya dan Perpisahan sebagai penutup rangkaian pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri oleh 49 peserta yang terdiri atas Kepala Desa beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Sungai Manau.
Lokakarya dan perpisahan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja yang telah direalisasikan selama menjalankan pengabdian di desa. Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Zidni Rahma Fadhillah, yang mengajak seluruh peserta mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan Kukerta.
Ketua Kelompok Kukerta Berdampak Universitas Riau Desa Sungai Manau, Naufal Dwi Pratama, memaparkan berbagai program unggulan yang telah berhasil dilaksanakan bersama masyarakat. Program tersebut meliputi perbaikan lapangan voli Desa Sungai Manau, pembuatan pestisida nabati berbahan daun pepaya, pembangunan pojok baca di SDN 004 Desa Sungai Manau, sosialisasi anti-bullying dan pencegahan kekerasan di sekolah, hingga berbagai kegiatan berbasis budaya Melayu dan sosial kemasyarakatan.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Anti-Bullying di SDN 004 Sungai Manau, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak Sejak Dini
Mahasiswa juga terlibat dalam pendampingan Festival Pacu Jalur, pelaksanaan Wirid Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, senam bersama pra-lansia dan lansia, serta mengajar mengaji bagi anak-anak. Seluruh program tersebut merupakan hasil kolaborasi mahasiswa bersama Pemerintah Desa dan masyarakat sebagai bentuk implementasi pengabdian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Desa Sungai Manau.
Kepala Desa Sungai Manau, Hamdan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau yang telah mengabdikan diri di desanya. Ia menilai berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa.
Hamdan berharap pengalaman selama melaksanakan pengabdian di Desa Sungai Manau dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Universitas Riau dan masyarakat Desa Sungai Manau.
Baca juga:Mahasiswa KKN Berdampak UNRI Edukasi Petani Sungai Manau Manfaatkan Daun Pepaya sebagai Pestisida Organik
Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Desa Sungai Manau, Erpan, S.Pd. Menurutnya, mahasiswa Kukerta mampu berbaur dengan baik di tengah masyarakat, bersikap ramah, rendah hati, serta menunjukkan dedikasi tinggi selama menjalankan program pengabdian. Seluruh program kerja yang direncanakan juga dapat direalisasikan dengan baik sehingga memberikan kesan positif bagi masyarakat desa.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta menyaksikan penayangan video after movie yang menampilkan rangkaian kegiatan mahasiswa selama melaksanakan Kukerta di Desa Sungai Manau. Tayangan tersebut mengabadikan berbagai momen kebersamaan, pelaksanaan program kerja, hingga interaksi mahasiswa dengan masyarakat. Suasana haru pun menyelimuti penutupan acara ketika seluruh peserta mengenang perjalanan pengabdian yang telah dilalui bersama.
Melalui kegiatan lokakarya dan perpisahan ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau tidak hanya menyampaikan hasil pelaksanaan program kerja kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama masa pengabdian. Keberhasilan pelaksanaan Kukerta merupakan hasil sinergi antara seluruh anggota tim, Pemerintah Desa Sungai Manau, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang senantiasa memberikan dukungan dan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Warga Desa Kembang Damai Olah Pelepah Sawit Jadi Briket dan Pestisida Nabati
Diharapkan seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sungai Manau serta menjadi inspirasi bagi pengembangan potensi desa di masa mendatang.***