SMM PANEL INDO

Empat Penghargaan Internasional Diraih Pekanbaru, Sabarudi: Jangan Cepat Berpuas Diri

datariau.com
149 view
Empat Penghargaan Internasional Diraih Pekanbaru, Sabarudi: Jangan Cepat Berpuas Diri
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.

PEKANBARU, datariau.com - Kota Pekanbaru memborong empat penghargaan dalam ajang 1st IMT-GT Green City Award 2026 yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. Namun, ia mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar tidak cepat berpuas diri atas penghargaan internasional yang diraih tersebut.

Menurut Sabarudi, penghargaan itu justru harus menjadi tantangan bagi Pemko Pekanbaru untuk membuktikan bahwa predikat Metropolitan Green City bukan sekadar slogan ataupun penghargaan di atas kertas.

"Ini tentu menjadi kabar yang sangat positif bagi Kota Pekanbaru. Empat penghargaan yang diraih menunjukkan bahwa upaya dan kerja yang dilakukan mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional," kata Sabarudi, Jumat (11/9/2026).

Politikus PKS tersebut menegaskan, penghargaan internasional itu jangan sampai berhenti sebagai seremoni. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi energi baru bagi Pemko Pekanbaru untuk memperkuat pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

"Jangan berhenti pada penghargaan. Justru ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Yang paling penting adalah bagaimana konsep kota hijau ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Sabarudi mengatakan, ukuran keberhasilan sebuah kota hijau tidak semata-mata dilihat dari banyaknya penghargaan yang diterima pemerintah. Indikator yang jauh lebih penting adalah kondisi lingkungan dan kualitas pelayanan perkotaan yang dirasakan langsung masyarakat.

Karena itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru agar terus melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan perkotaan.

Beberapa sektor yang dinilai perlu mendapat perhatian antara lain pengelolaan sampah, penyediaan dan pemeliharaan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas lingkungan, transportasi, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung konsep kota berkelanjutan.

"Penghargaan ini harus menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan. Jangan sampai masyarakat hanya melihat pialanya, tetapi tidak merasakan perubahan di lingkungan tempat mereka tinggal," ujarnya.

Menurutnya, predikat kota hijau harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Mulai dari lingkungan yang bersih, pengelolaan sampah yang baik, ruang publik yang memadai, transportasi yang semakin ramah lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur yang tidak mengabaikan aspek ekologis.

Sabarudi juga menilai penghargaan internasional tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap capaian di tingkat internasional tidak hanya meningkatkan citra Kota Pekanbaru, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya kebijakan dan program yang benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas hidup masyarakat.

"Ke depan kita berharap Pekanbaru semakin hijau, nyaman dan berkelanjutan. Penghargaan ini harus dibuktikan dengan kerja nyata dan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)