Kukerta Berdampak Universitas Riau Edukasi Pembuatan Sirup Mangrove, Dorong Inovasi Produk Lokal Ramah Lingkungan di Desa Makeruh

datariau.com
73 view
Kukerta Berdampak Universitas Riau Edukasi Pembuatan Sirup Mangrove, Dorong Inovasi Produk Lokal Ramah Lingkungan di Desa Makeruh

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 yang bertugas di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis melaksanakan program edukasi pembuatan sirup dari buah mangrove sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan potensi lokal sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Kukerta Berdampak Universitas Riau yang mendorong mahasiswa menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan berbasis potensi desa. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang terukur, relevan, dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keberadaan hutan mangrove yang memiliki peran vital sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, habitat berbagai jenis biota laut, serta sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:Edukasi Ramah Lingkungan, Mahasiswa KUKERTA UNRI Ajarkan Ibu PKK Mengolah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi


Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan praktik pembuatan sirup berbahan dasar buah mangrove. Masyarakat diajarkan mulai dari teknik memilih buah mangrove yang layak diolah, proses pencucian, perebusan, penyaringan sari buah, hingga proses pengolahan menjadi sirup yang memiliki cita rasa khas, higienis, dan aman untuk dikonsumsi.

Tidak hanya berfokus pada proses produksi, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga standar kebersihan selama pengolahan, teknik pengemasan produk yang menarik, serta strategi pemasaran agar sirup mangrove memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi sumber daya pesisir yang dimiliki Desa Makeruh.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Digitalisasi UMKM di Desa Pangkalan Makmur Lewat Pendampingan Pembuatan QRIS


Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik, mengajukan berbagai pertanyaan, serta berdiskusi mengenai kemungkinan pengembangan produk olahan mangrove lainnya yang memiliki nilai ekonomi, seperti selai, dodol, maupun minuman olahan lainnya yang berpotensi menjadi produk unggulan desa.

Melalui program ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau berharap masyarakat semakin memahami bahwa pelestarian ekosistem mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi apabila dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan.

Program edukasi pembuatan sirup mangrove ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya inovasi produk lokal yang ramah lingkungan, bernilai tambah, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Selain memperkuat kesadaran akan pentingnya konservasi mangrove, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal.***

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Petani Rawang Oguang Bikin Pestisida Nabati dari Daun Pepaya, Dukung Pertanian Ramah Lingkungan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)