SIAK, datariau.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Desa Seminai menggelar kegiatan tumpengan dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid dan Kantor Desa Seminai tersebut turut dihadiri dan diikuti mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 28 yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di desa tersebut.
Kegiatan diikuti oleh masyarakat, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat selama kegiatan berlangsung.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28 Edukasi Siswa MI Seminai Cemerlang tentang Mengatur Waktu dan Menabung
Tumpengan merupakan salah satu tradisi masyarakat yang kerap dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur. Dalam momentum peringatan kemerdekaan, tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan oleh para pahlawan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi mempertahankan dan merebut kemerdekaan Indonesia.
Selain menikmati hidangan tumpeng bersama, kegiatan diisi dengan doa bersama untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan bangsa. Doa dipanjatkan agar jasa dan pengorbanan para pahlawan senantiasa dikenang oleh generasi penerus serta menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 36 Hadirkan Plang Edukasi dan Tong Sampah, Dorong Kesadaran Lingkungan di Desa Tasik Seminai
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28 turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus kebersamaan dengan masyarakat Desa Seminai.
Keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kegiatan desa menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengenal lebih jauh tradisi, budaya, dan kehidupan sosial yang berkembang di Desa Seminai.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Setelah doa bersama selesai, warga dan mahasiswa KKN UMRI menikmati tumpeng secara bersama-sama. Momen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan mahasiswa.
Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga selama menjalankan program pengabdian masyarakat. Mereka mendapatkan pembelajaran mengenai pentingnya menjaga nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 36 Dorong Digitalisasi UMKM Desa Tasik Seminai melalui Pemanfaatan QRIS
Momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang telah diperoleh harus diisi dengan kontribusi nyata melalui kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Peringatan kemerdekaan di Desa Seminai pun tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan maupun hiburan. Kegiatan tumpengan dan doa bersama menunjukkan bahwa kemerdekaan juga dapat dimaknai melalui rasa syukur, penghormatan kepada para pahlawan, serta upaya mempererat persaudaraan dan persatuan.
Keikutsertaan KKN UMRI Kelompok 28 dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat Desa Seminai. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman yang berkesan bagi mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian.
Dengan semangat kemerdekaan, masyarakat Desa Seminai bersama mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28 diharapkan terus menjaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama berkontribusi dalam membangun desa.***
Penulis: Kelompok 28 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau