SMM PANEL INDO

Viral, Sekolah di NTT Berdinding Bambu Tak Ada Listrik, Dikirimi Bantuan Smart TV

datariau.com
97 view
Viral, Sekolah di NTT Berdinding Bambu Tak Ada Listrik, Dikirimi Bantuan Smart TV
Foto: Screenshot TikTok @alwijo
Bangunan yang didominasi bahan dari bambu itu bisa dibilang nyaris roboh. Namun, sekolah itu justru mendapat bantuan televisi pintar dengan layar sentuh. Padahal, listrik pun belum masuk ke desa itu.

DATARIAU.COM - Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mboeng di Desa Kaju Wangi, Kecamatan Elar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sangat memprihatinkan. Bangunan yang didominasi bahan dari bambu itu bisa dibilang nyaris roboh. Namun, sekolah itu justru mendapat bantuan televisi pintar dengan layar sentuh. Padahal, listrik pun belum masuk ke desa itu.

Hal itu diunggah oleh Alwi Johan di akun tiktok @alwijo. Alwi yang datang langsung ke sekolah itu menyebut dirinya seorang sosiotraveler yang berkelana untuk menyuarakan permasalahan yang ada di Indonesia.

Alwi bercerita ruang-ruang kelas sekolah itu berdinding bambu dan berlantai tanah. Di sudut-sudut dinding bambu itu sudah berlubang. Sejak berdiri tahun 2008, bangunan reyot itu tak pernah direnovasi.

Selain menyoroti bangunan sekolah yang disebutnya hampir roboh itu, Alwi juga menyoroti solusi pemerintah terhadap kondisi sekolah tersebut. Dia geram, pemerintah bukannya memperbaiki bangunan reyot itu tapi malah menyediakan smart TV layar sentuh berukuran besar.

"Kebayang nggak di sekolah yang hampir roboh pemerintah kita malah menyediakan TV layar sentuh," ujar Alwi dalam unggahannya.

Persoalannya tak sampai di situ. TV layar sentuh itu tak bisa digunakan karena belum tersedia layanan listrik di desa tersebut. Pihak sekolah pernah mencoba menggunakan generator diesel tapi TV tersebut tak bisa hidup karena membutuhkan daya besar.

TV layar sentuh yang terdapat tulisan "Merah Putih" di bagian bawahnya itu kini dibiarkan tak berfungsi di ruang guru yang reyot tersebut.

"Bangunan sekolah ini sangat menyedihkan. Dindingnya terbuat dari bambu. Lantainya dari tanah dan lihat dindingnya sudah berlubang di segala sudut. Sejak berdiri di tahun 2008 SD ini nggak pernah direnovasi sama sekali," kata Alwi.

Menurutnya, siapa pun seharusnya tahu bahwa solusi untuk sekolah itu adalah memperbaiki bangunannya, bukan mengirimkan perangkat canggih.

"Ya listrik belum ada tapi TV sebesar ini sudah ada terparkir dengan manis di ruang guru," sentil Alwi.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)